Gambar produk Asimommy®: Sediaan Poliherbal Berbahan Dasar Ekstrak Daun Katuk, Biji Klabet, dan Daun Kelor sebagai Agen Pelancar Air Susu Ibu
📂 Farmasi

Asimommy®: Sediaan Poliherbal Berbahan Dasar Ekstrak Daun Katuk, Biji Klabet, dan Daun Kelor sebagai Agen Pelancar Air Susu Ibu

👤 Pemegang: Universitas Gadjah Mada
No. Permohonan
P00201809656
No. Sertifikat
IDP000082525
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami
📝

Deskripsi Paten

Asimommy® adalah inovasi sediaan kapsul poliherbal yang mengombinasikan ekstrak daun katuk, biji klabet, dan daun kelor untuk dikembangkan sebagai produk pendukung laktasi. Invensi ini menawarkan formulasi dengan komposisi yang dilindungi paten Indonesia No. IDP000082525. Pengembangannya didukung penelitian praklinik dan pengujian toksisitas pada hewan. Dengan landasan tersebut, Asimommy® berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui kemitraan industri untuk pemantapan mutu, evaluasi regulatori, validasi klinis, dan pengembangan proses produksi menuju komersialisasi.

❓

Permasalahan

Produksi ASI yang tidak mencukupi atau hipogalaktia merupakan salah satu tantangan dalam proses menyusui yang dapat menyulitkan pemenuhan kebutuhan gizi bayi. Apabila kebutuhan gizi tidak terpenuhi secara memadai dan berkelanjutan, pertumbuhan serta perkembangan bayi dapat terdampak. Pemberian ASI yang optimal merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pertumbuhan anak dan upaya pencegahan stunting. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan berbagai pendekatan pendukung laktasi yang memiliki landasan ilmiah dan dievaluasi keamanan serta efektivitasnya. Asimommy® dikembangkan sebagai inovasi poliherbal potensial untuk mendukung upaya tersebut, dengan kebutuhan validasi lebih lanjut sebelum manfaatnya dapat dipastikan pada manusia.

💡

Solusi yang Diberikan

Asimommy® merupakan inovasi sediaan kapsul poliherbal yang mengombinasikan ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus), biji klabet (Trigonella foenum-graecum), dan daun kelor (Moringa oleifera) dalam formulasi dengan komposisi yang dilindungi paten Indonesia No. IDP000082525. Kombinasi ketiga ekstrak ini dikembangkan sebagai kandidat produk pendukung laktasi berdasarkan potensi aktivitas biologis bahan penyusunnya. Pengembangan Asimommy® didukung penelitian praklinik serta pengujian toksisitas akut dan subkronis pada hewan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan pendekatan berbasis herbal untuk mendukung laktasi setelah melalui evaluasi mutu, keamanan, dan efektivitas lebih lanjut. Validasi klinis diperlukan untuk memastikan manfaatnya pada ibu menyusui.

Unique Value

1

Formulasi Poliherbal Galaktagog Berpaten

2

Kombinasi Tiga Ekstrak dalam Kapsul

3

Didukung Bukti Praklinik Laktasi

4

Pengujian Keamanan Produk

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Keunggulan Asimommy® terletak pada kombinasi tiga ekstrak tanaman dalam satu formulasi kapsul dengan komposisi yang dilindungi paten Indonesia No. IDP000082525. Invensi ini memiliki identitas kekayaan intelektual yang jelas dan landasan pengembangan berupa bukti praklinik serta pengujian toksisitas pada hewan. Karakteristik tersebut membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui standardisasi mutu, evaluasi regulatori, validasi klinis, dan kerja sama industri. Keunggulan efektivitas atau keamanan dibandingkan produk lain belum dapat disimpulkan tanpa pengujian komparatif yang memadai.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna akhir Asimommy® adalah ibu menyusui yang membutuhkan dukungan laktasi, dengan penggunaan yang nantinya harus sesuai dengan kategori produk, indikasi, dan ketentuan regulatori yang berlaku. Pengembangan dan evaluasi produk perlu melibatkan tenaga kesehatan yang relevan serta mempertimbangkan keamanan ibu dan bayi. Pada tahap komersialisasi, pengguna perantara mencakup industri obat bahan alam, produsen produk kesehatan, serta jaringan layanan kesehatan yang sesuai dengan kategori dan izin produk.

Sektor/ Industri Terkait

Asimommy® berpotensi dikembangkan pada sektor industri obat bahan alam, industri ekstrak bahan alam, manufaktur produk kesehatan, serta penelitian dan pengembangan produk berbasis herbal. Kolaborasi juga dapat melibatkan laboratorium pengujian, lembaga penelitian, dan mitra pengembangan klinis untuk mendukung standardisasi bahan baku, pengendalian mutu, evaluasi keamanan, validasi klinis, dan pemenuhan persyaratan regulatori. Pelibatan jaringan distribusi dan layanan kesehatan dilakukan sesuai kategori serta izin produk yang berlaku.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Secara ekonomi, Asimommy® berpotensi menciptakan nilai tambah dari pengembangan bahan alam menjadi produk bernilai komersial, membuka peluang lisensi paten, kemitraan industri, dan penguatan rantai pasok ekstrak herbal. Secara sosial, inovasi ini berpotensi memperluas pilihan produk pendukung laktasi setelah persyaratan keamanan, mutu, dan efektivitas yang relevan dipenuhi. Pengembangan berbasis tanaman juga dapat membuka peluang pemanfaatan bahan baku lokal secara berkelanjutan. Dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan tersebut masih merupakan potensi yang perlu dievaluasi melalui pengembangan dan implementasi lebih lanjut.

Tantangan Implementasi

Tantangan pengembangan Asimommy® meliputi standardisasi dan konsistensi mutu ketiga ekstrak, penetapan spesifikasi produk, serta pengembangan proses produksi yang dapat direplikasi pada skala industri. Dari sisi regulatori, diperlukan kejelasan kategori produk, persyaratan registrasi, dan klaim yang diperbolehkan. Bukti praklinik dan pengujian toksisitas pada hewan perlu dievaluasi untuk menentukan kebutuhan pengujian lanjutan, termasuk validasi klinis yang relevan. Komersialisasi juga memerlukan mitra yang memiliki kapasitas manufaktur, strategi pemasaran, distribusi, dan pendanaan pengembangan.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Detail Teknologi Download PDF