Gambar produk Kit Radiofarmaka Etambutol : Inovasi Kit Satu Vial untuk Deteksi Tuberkulosis Ekstra Paru secara Non-Invasif
📂 Farmasi

Kit Radiofarmaka Etambutol : Inovasi Kit Satu Vial untuk Deteksi Tuberkulosis Ekstra Paru secara Non-Invasif

👤 Pemegang: Badan Riset dan Inovasi Nasional
No. Permohonan
P00202005528
No. Sertifikat
IDP000089158
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
9
Bidang Khusus
🏷️ Resiliensi Nasional
📝

Deskripsi Paten

Kit Radiofarmaka Etambutol dikembangkan untuk mengatasi sulitnya diagnosis tuberkulosis (TB), khususnya TB ekstra paru yang sering tidak terdeteksi dengan pemeriksaan konvensional karena lokasi infeksi sulit dijangkau dan memerlukan tindakan invasif. Inovasi ini berupa kit radiofarmaka satu vial (single-vial) pertama di Indonesia yang memungkinkan penyiapan radiofarmaka secara cepat, mudah, dan terstandarisasi di rumah sakit. Setelah diberi radioisotop, kit digunakan untuk memvisualisasikan lokasi infeksi TB melalui pencitraan kedokteran nuklir. Inovasi ini membantu mempercepat diagnosis, meningkatkan ketepatan terapi, serta berpotensi mendukung kemandirian industri radiofarmaka nasional.

❓

Permasalahan

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk TB ekstra paru yang menyerang organ selain paru seperti kelenjar getah bening, tulang, otak, dan ginjal. Diagnosis TB ekstra paru sering terlambat karena lokasi infeksi sulit dijangkau, gejalanya tidak spesifik, serta pemeriksaan konvensional seperti kultur, biopsi, CT scan, atau MRI memiliki keterbatasan dalam mendeteksi infeksi aktif. Kondisi ini dapat menyebabkan keterlambatan pengobatan dan meningkatkan risiko komplikasi. Di sisi lain, belum tersedia kit radiofarmaka Etambutol dalam format siap pakai yang praktis untuk mendukung pencitraan TB di rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan inovasi berupa kit radiofarmaka yang mudah disiapkan, mampu membantu visualisasi lokasi infeksi secara non-invasif, serta mendukung diagnosis TB, khususnya TB ekstra paru, secara lebih cepat dan tepat.

💡

Solusi yang Diberikan

Kit Radiofarmaka Etambutol merupakan inovasi berupa kit satu vial (single-vial) yang dirancang untuk memudahkan penyiapan radiofarmaka di fasilitas kedokteran nuklir. Setelah ditambahkan radioisotop teknesium-99m (99mTc), Etambutol yang telah berlabel radioaktif akan terakumulasi pada lokasi infeksi tuberkulosis sehingga dapat divisualisasikan menggunakan kamera gamma (SPECT). Format satu vial memungkinkan proses penyiapan menjadi lebih cepat, sederhana, dan terstandarisasi, sekaligus mengurangi risiko kesalahan selama formulasi. Teknologi ini memberikan metode pencitraan molekuler yang non-invasif untuk membantu mendeteksi lokasi infeksi TB, termasuk TB ekstra paru, sehingga mendukung diagnosis yang lebih akurat, pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat, serta meningkatkan efisiensi pelayanan di rumah sakit.

Unique Value

1

Kit Etambutol satu vial yang pertama

2

Penyiapan radiofarmaka lebih mudah

3

Target TB ekstra paru

4

Efisien untuk rumah sakit

5

Potensi pasar nasional-global

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Kit Radiofarmaka Etambutol memiliki beberapa keunggulan dibandingkan produk yang telah ada. Pertama, merupakan kit radiofarmaka Etambutol satu vial (single-vial) pertama di Indonesia, sehingga proses penyiapan menjadi lebih sederhana dan cepat. Kedua, formulasi siap label (ready-to-label) memungkinkan penandaan radioisotop dilakukan secara praktis dan terstandarisasi di rumah sakit, sehingga mengurangi risiko kesalahan. Ketiga, kit ini membantu mendeteksi lokasi infeksi tuberkulosis, termasuk TB ekstra paru, secara non-invasif melalui pencitraan kedokteran nuklir. Selain meningkatkan efisiensi pelayanan, inovasi ini juga memiliki potensi hilirisasi dan komersialisasi sebagai produk radiofarmaka nasional.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna utama Kit Radiofarmaka Etambutol adalah rumah sakit yang memiliki fasilitas kedokteran nuklir, khususnya rumah sakit rujukan tuberkulosis dan rumah sakit pendidikan. Inovasi ini akan digunakan oleh dokter spesialis kedokteran nuklir, radiografer, apoteker radiofarmasi, serta tenaga teknis yang bertanggung jawab dalam penyiapan radiofarmaka dan pemeriksaan pencitraan. Selain itu, kit ini juga berpotensi dimanfaatkan oleh lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan industri radiofarmaka untuk mendukung pengembangan diagnostik tuberkulosis serta produksi dan distribusi radiofarmaka di Indonesia.

Sektor/ Industri Terkait

Industri Farmasi

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Kit Radiofarmaka Etambutol berpotensi memberikan dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan yang signifikan. Dari sisi ekonomi, inovasi ini mendukung kemandirian industri radiofarmaka nasional, mengurangi ketergantungan pada produk impor, serta membuka peluang hilirisasi dan komersialisasi. Dari sisi sosial, kit ini membantu mempercepat diagnosis TB, khususnya TB ekstra paru, sehingga pasien dapat memperoleh terapi yang lebih tepat dan meningkatkan kualitas hidup. Format satu vial juga meningkatkan efisiensi pelayanan di rumah sakit. Dari sisi lingkungan, proses penyiapan yang lebih sederhana membantu mengurangi penggunaan bahan habis pakai dan limbah laboratorium dibandingkan formulasi multivial.

Tantangan Implementasi

Implementasi Kit Radiofarmaka Etambutol memerlukan beberapa dukungan, antara lain proses registrasi dan perizinan sebagai produk radiofarmaka, validasi mutu sesuai standar regulasi, serta uji klinis untuk memastikan keamanan dan kinerja pada populasi yang lebih luas. Selain itu, pemanfaatannya bergantung pada ketersediaan fasilitas kedokteran nuklir, radioisotop 99mTc, dan sumber daya manusia yang kompeten dalam penyiapan serta penggunaan radiofarmaka. Kolaborasi antara lembaga penelitian, industri, rumah sakit, dan pemerintah juga diperlukan untuk mendukung produksi, distribusi, adopsi, dan komersialisasi secara berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

Kit Radiofarmaka Etambutol : Inovasi Kit Satu Vial untuk Deteksi Tuberkulosis Ekstra Paru secara Non-Invasif

Dokumen Paten Download PDF