Nutrasetikal hidrolisat protein diproduksi dari protein kacang hijau dan kacang tunggak, dihidrolisis enzimatis protease eksogen-alkalase (0.3 AU/g), pada suhu 50oC dan 55oC, selama 80 dan 240 menit. Hidrolisat protein kacang tersebut mengandung peptida berkadar asam amino (AA) hidrofobik tinggi, yaitu 382 dan 328 mg/g protein, dan kemampuan hambat ACE tinggi (90% dan 80%). Hidrolisat tersebut berisi peptida berBM rendah 3.0-8.7 kDa, pada C terminal yang berafinitas kuat pada sisi aktif ACE, hambat ACE (ACE inhibitor), berakibat vasodilatasi, cegah hipertensi. Manfaat produk hidrolisat protein kacang, yaitu ketersediaan, pengelolaan tekanan darah non farmakologis, penggunaan bahan lokal alami, formulasi pangan fungsional
Produk nutrasetikal antihipertensif
Harus diproduksi via enzimatik eksogen
Proses produksi nutrasetikal tidak sulit
Produk hidrolisat protein kacang berkemampuan menghambat aktivitas enzim ACE sehingga berakibat vasodilatasi berdampak cegah kenaikan darah. Mekanisme aksi tersebut sama seperti salah satu modus aksi obat sintetis antihipertensi, antara lain seperti kaptopril dan lisinopril. Produk Hidrolisat protein kacang berkemampuan hambat ACE sehingga bersifat fungsional antihipertensi dapat digunakan sebagai nutrasetikal, dan atau dalam formulasi pangan berklaim antihipertensi Status Pengembangan Produk nutrasetikal hidrolisat protein kacang teruji pra klinis mampu hambat aktivitas ACE sehingga dapat berperan dalam pengendalian tek. darah dengan modus yang sama dengan obat sintetis.
Pengguna Paten : Produk nutrasetikal antihipertensif hidrolisat protein kacang dapat diproduksi oleh industri bidang farmasi, pangan (makanan minuman), dan bidang nutrasetikal dalam dan luar negeri, seperti PT nutrasetikal Pakistan)
Industri bidang pangan dan farmasi
Produk nutrasetikal antihipertensif menggunakan bahan baku sumberdaya local sehingga pemanfaatannya dapat mengurangi impor bahan sintetis dari luar negeri. Bagi masyarakat,, ada pilihan produk nutrasetikal, bukaan obat sintetis, untuk pengendalian hipertensi secara non farmakologis, yang tidak ada efek samping seperti obat sintetis. Dampak lingkungan: proses produksi nutrasetikal menggunakan enzim eksogen alami, dan bahan kimia yang aman (HCl dan NaOH), tidak ada dampak lingkungan yang berbahaya.
Tantangan implementasi: masih memerlukan produksi massal (scale-up )