Gambar produk Patch Biopolimer Kitosan Berbasis Liposom-hEGF untuk Percepatan Penyembuhan Luka Diabetes
📂 Farmasi

Patch Biopolimer Kitosan Berbasis Liposom-hEGF untuk Percepatan Penyembuhan Luka Diabetes

👤 Pemegang: Universitas Padjadjaran
No. Permohonan
P00202213906
No. Sertifikat
IDP000104104
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami
📝

Deskripsi Paten

Luka diabetes (ulkus diabetikum) merupakan komplikasi yang sulit sembuh dan berisiko menyebabkan infeksi hingga amputasi. Inovasi ini menghadirkan patch biopolimer berbasis kitosan larut air yang mengandung liposom-hEGF sebagai sistem penghantaran faktor pertumbuhan untuk mempercepat penyembuhan luka. Liposom melindungi hEGF dari degradasi sehingga pelepasannya lebih terkontrol dan efektivitasnya meningkat, sedangkan kitosan membantu menjaga kelembapan luka serta mendukung proses regenerasi jaringan. Patch mudah diaplikasikan, nyaman digunakan, dan diproduksi dengan proses sederhana yang berpotensi dikembangkan dalam skala industri sebagai terapi luka diabetes yang lebih efektif dan bernilai komersial.

❓

Permasalahan

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes yang sulit sembuh akibat terganggunya proses regenerasi jaringan, sehingga meningkatkan risiko infeksi, amputasi, penurunan kualitas hidup, dan tingginya biaya perawatan. Terapi konvensional umumnya belum mampu mempercepat penyembuhan secara optimal. Meskipun human Epidermal Growth Factor (hEGF) diketahui dapat merangsang proliferasi sel dan pembentukan jaringan baru, penggunaannya masih terbatas karena mudah terdegradasi oleh enzim di area luka sehingga efektivitasnya menurun. Selain itu, formulasi berbasis kitosan konvensional umumnya memerlukan pelarut asam yang berpotensi menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem penghantaran yang mampu melindungi hEGF, mengatur pelepasannya secara bertahap, serta menggunakan bahan yang aman, nyaman, dan mudah diproduksi untuk mendukung terapi luka diabetes yang lebih efektif.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini menawarkan patch biopolimer berbasis kitosan larut air yang mengandung liposom-hEGF sebagai sistem penghantaran obat untuk mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum. Liposom berfungsi melindungi hEGF dari degradasi enzimatik dan menjaga stabilitasnya sehingga faktor pertumbuhan dapat dilepaskan secara bertahap di area luka. Kitosan larut air membentuk film patch yang fleksibel, mudah diaplikasikan, mampu menjaga kelembapan luka, serta memiliki sifat biokompatibel, biodegradabel, dan aktivitas antimikroba yang mendukung proses penyembuhan. Kombinasi kedua teknologi ini meningkatkan proliferasi fibroblas, pembentukan kolagen, dan epitelisasi sehingga mempercepat regenerasi jaringan. Selain itu, patch diproduksi melalui proses formulasi dan pengeringan yang sederhana sehingga berpotensi dikembangkan dalam skala industri dengan biaya produksi yang lebih efisien.

Unique Value

1

Penyembuhan Luka Lebih Cepat

2

Pelepasan Obat Terkontrol

3

Patch Nyaman dan Praktis

4

Proses Produksi Sederhana

5

Biopolimer Aman dan Biokompatibel

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Dibandingkan terapi luka konvensional atau sediaan hEGF tanpa sistem penghantaran, inovasi ini mengombinasikan liposom dan kitosan larut air dalam bentuk patch sehingga hEGF lebih terlindungi dari degradasi dan dapat dilepaskan secara bertahap pada area luka. Bentuk patch memberikan aplikasi yang lebih praktis, menjaga kontak dengan permukaan luka, serta membantu mempertahankan kelembapan yang mendukung proses penyembuhan. Penggunaan kitosan larut air juga menghindari kebutuhan pelarut asam yang berpotensi menyebabkan iritasi. Selain itu, proses pembuatannya relatif sederhana dan berpotensi untuk diproduksi dalam skala industri, sehingga menawarkan keunggulan dari sisi efektivitas, kenyamanan penggunaan, dan peluang komersialisasi.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna inovasi ini adalah pasien diabetes melitus yang mengalami ulkus diabetikum atau luka kronis yang memerlukan terapi penyembuhan luka. Selain itu, inovasi ini dapat digunakan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit, klinik perawatan luka, puskesmas, serta layanan home care sebagai bagian dari penatalaksanaan luka diabetes. Dari sisi komersialisasi, teknologi ini juga ditujukan bagi industri farmasi, industri alat kesehatan, dan perusahaan produk perawatan luka yang ingin mengembangkan atau memproduksi patch bioaktif untuk terapi luka kronis.

Sektor/ Industri Terkait

Inovasi ini dapat diaplikasikan pada sektor industri farmasi, industri alat kesehatan, dan industri produk perawatan luka (advanced wound care). Selain itu, teknologi ini relevan untuk industri biomaterial dan biopolimer, industri biofarmasetika berbasis sistem penghantaran obat (drug delivery system), serta industri kosmetik medik (cosmeceutical) yang mengembangkan produk regenerasi kulit. Inovasi ini juga berpotensi dimanfaatkan oleh rumah sakit, klinik perawatan luka, dan penyedia layanan kesehatan sebagai bagian dari terapi ulkus diabetikum dan luka kronis.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Inovasi ini berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui pengembangan produk kesehatan bernilai tambah yang dapat diproduksi di dalam negeri, sehingga mendukung substitusi impor, meningkatkan daya saing industri farmasi nasional, serta membuka peluang komersialisasi dan kemitraan dengan industri. Dari sisi sosial, patch ini berpotensi meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes dengan mempercepat penyembuhan luka, menurunkan risiko infeksi dan amputasi, serta mengurangi beban biaya perawatan. Dari sisi lingkungan, penggunaan biopolimer kitosan yang bersifat biodegradable dan biokompatibel mendukung pengembangan produk yang lebih ramah lingkungan dibandingkan material sintetis yang sulit terurai.

Tantangan Implementasi

Implementasi inovasi ini memerlukan tahapan lanjutan sebelum dapat dipasarkan secara luas, meliputi validasi skala produksi, uji stabilitas jangka panjang, serta pembuktian keamanan dan efektivitas melalui uji praklinik lanjutan dan uji klinik sesuai ketentuan regulasi. Selain itu, diperlukan pengembangan proses manufaktur yang memenuhi standar mutu untuk menjaga konsistensi kualitas patch dan stabilitas hEGF selama penyimpanan. Kolaborasi dengan industri farmasi atau alat kesehatan juga diperlukan untuk mendukung produksi, registrasi produk, dan komersialisasi secara berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

Patch Biopolimer Kitosan Berbasis Liposom-hEGF untuk Percepatan Penyembuhan Luka Diabetes

Dokumen Paten Download PDF