🖼️ Gambar produk belum tersedia
📂 Biologi

PuriGas: Biogas Lebih Bertenaga, Biaya Lebih Hemat

👤 Pemegang: Universitas Gadjah Mada
No. Permohonan
S00201904840
No. Sertifikat
IDS000004292
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Green Tech 🏷️ Pertanian
📝

Deskripsi Paten

Biogas rumah tangga mengandung CO2 tinggi (±30–45%) sehingga nilai kalornya rendah dan apinya cepat habis, sedangkan pemurni komersial mahal dan dirancang untuk industri. PuriGas adalah purifikator biogas skala rumah tangga/komunal: biogas ditekan (5–7 kg/cm²) lalu dialirkan 5–10 L/menit melalui kolom adsorpsi berisi arang kotoran ayam dan zeolit (1:1) yang menjerap CO2. Hasilnya, kadar metana, nilai kalor, dan waktu nyala biogas meningkat. Manfaatnya: energi memasak lebih andal, belanja LPG berkurang, limbah ternak termanfaatkan, dan arang bekas bisa menjadi pembenah tanah.

❓

Permasalahan

1. Biogas mentah berkadar CO2 tinggi (±30–45%), sehingga nilai kalor rendah, api kurang stabil dan cepat habis; pengguna akhirnya kembali ke LPG atau kayu. CO2 bersama uap air juga dapat memicu korosi peralatan. 2. Pemurnian (upgrading) komersial dirancang untuk skala industri, mahal, dan rumit, sehingga tidak terjangkau rumah tangga dan kelompok biogas komunal. 3. Instalasi biogas rumah tangga/komunal di perdesaan jarang dilengkapi pemurni karena belum ada alat yang terjangkau dan praktis. 4. Limbah peternakan dan pertanian melimpah tetapi belum dimanfaatkan optimal, berpotensi mencemari lingkungan dan menjadi sumber emisi gas rumah kaca.

💡

Solusi yang Diberikan

PuriGas adalah purifikator biogas skala rumah tangga/komunal yang murah dan praktis. Biogas mentah dari digester ditekan kompresor (5–7 kg/cm²) lalu dialirkan 5–10 L/menit melalui kolom adsorpsi bertingkat berbahan stainless steel yang berisi adsorben lokal: arang limbah peternakan/pertanian (arang kotoran ayam) dan zeolit (rasio 1:1, 80 g/kolom). Kolom menjerap CO2 dengan waktu kontak singkat (±10 menit), dipantau dual flowmeter, pada suhu ruang. Prototipe teruji meningkatkan kadar metana, nilai kalor, dan waktu nyala biogas. Arang jenuh dapat dimanfaatkan kembali sebagai pembenah tanah (soil enrichment), sehingga solusinya berkelanjutan dan zero waste.

Unique Value

1

Adsorben Arang Limbah dan Zero Waste

2

Desain Ringkas, Modular & Praktis

3

Nilai Kalor Biogas Meningkat

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri
Produksi Mandiri

Keunggulan Inovasi

1. Murah: adsorben dari limbah ternak ayam dan zeolit, lebih hemat dibanding adsorben komersial dan teknologi pemurni skala industri. 2. Tepat skala: dirancang untuk biogas rumah tangga dan komunal. 3. Mudah dioperasikan: suhu ruang, perangkat sederhana (kolom, kompresor, flowmeter), dapat dioperasikan dan dirawat masyarakat tanpa keahlian khusus. 4. Efektif: kolom bertingkat (packed bed) meningkatkan kadar metana, nilai kalor, dan waktu nyala biogas. 5. Zero waste: arang bekas adsorpsi dapat menjadi pembenah tanah. 6. Komponen lokal, dapat diproduksi dalam negeri.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

1. Rumah tangga peternak dan kelompok ternak di perdesaan, pengguna utama biodigester skala rumah tangga yang butuh biogas berkalor tinggi untuk memasak. 2. Kelompok biogas komunal, komunitas desa, dan pesantren mandiri energi pengelola instalasi biogas komunal. 3. Program biogas pemerintah pusat/daerah dan CSR perusahaan yang mengadakan bantuan energi terbarukan dan pengelolaan limbah ternak. 4. Peternakan ayam sebagai pemasok limbah untuk arang adsorben, serta UMKM/koperasi peternak sebagai pembuat dan perakit unit.

Sektor/ Industri Terkait

1. Energi terbarukan: pengembang dan penyedia digester/instalasi biogas skala kecil-menengah. 2. Peternakan dan pertanian terpadu: pengelolaan limbah ternak/pertanian menjadi energi dan pembenah tanah. 3. Manufaktur alat tepat guna: UMKM pembuat peralatan pemurni gas dan alat mesin pertanian. 4. Energi rumah tangga: alternatif pengganti LPG untuk memasak.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Ekonomi: mengurangi belanja LPG keluarga peternak, menyediakan pemurni biogas terjangkau, dan membuka usaha baru produksi arang adsorben dari limbah ternak. Sosial: energi memasak lebih andal dan nyaman, serta kemandirian energi masyarakat perdesaan melalui teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan. Lingkungan: limbah ternak/pertanian termanfaatkan, emisi gas rumah kaca (CO2 dan metana yang lepas) berkurang, pemakaian biogas maksimal, dan arang bekas mengembalikan hara ke tanah (zero waste).

Tantangan Implementasi

1. Daya beli rumah tangga perdesaan: perlu skema pembiayaan atau program bantuan agar unit terjangkau. 2. Regenerasi/penggantian adsorben: perlu edukasi dan pendampingan awal agar masyarakat paham prosedur mengganti adsorben jenuh dan menjaga kondisi operasi. 3. Konsistensi mutu dan pasokan arang limbah di berbagai daerah. 4. Penetrasi pasar dan skalabilitas: perlu jejaring distribusi dan kemitraan dengan penyedia digester, UMKM, dan pemerintah.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Download PDF