Inovasi Counter-pressure Regiosakralis Musik Klasik (CPRMK) dikembangkan untuk membantu mengatasi nyeri akibat kontraksi rahim (uterus) selama proses persalinan termasuk juga nyeri saat menstruasi (Dismenorhoe). Selama ini, banyak ibu bersalin mengalami nyeri yang cukup berat sehingga menimbulkan rasa takut, cemas, dan kelelahan. Penggunaan obat pereda nyeri tidak selalu menjadi pilihan karena memerlukan pengawasan tenaga medis, berpotensi menimbulkan efek samping, serta tidak selalu tersedia di semua fasilitas pelayanan kesehatan. Alat ini memberikan tekanan balik secara mekanis pada daerah sakral (punggung bagian bawah/regiosakralis) dengan tekanan yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan tekanan menggunakan tangan.
Terapi Nyeri Persalinan Nonfarmakologis
CPRMK berupa terapi nonfarmakologis
Manfaat utama CPRMK
Counter-pressure Regiosakralis Musik Klasik (CPRMK) memiliki keunggulan karena mengintegrasikan counter-pressure regiosakralis mekanis dan terapi musik klasik dalam satu inovasi nonfarmakologis yang belum banyak tersedia pada produk sejenis. Dibandingkan teknik counter-pressure manual, CPRMK menghasilkan tekanan yang lebih konsisten, mengurangi kelelahan penolong, serta lebih mudah diaplikasikan.
Calon pengguna Counter-pressure Regiosakralis Musik Klasik (CPRMK) meliputi fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan layanan persalinan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik bersalin, rumah sakit ibu dan anak, serta praktik mandiri tenaga Kesehata (dokter, perawat dan bidan). Pengguna langsung (end user) adalah bidan, perawat maternitas, dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang memberikan asuhan persalinan.
Inovasi Counter-pressure Regiosakralis Musik Klasik (CPRMK) berkaitan dengan sektor kesehatan, khususnya industri alat kesehatan (medical devices), pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta teknologi kesehatan (health technology). Aplikasi inovasi ini mendukung layanan kebidanan dan obstetri di rumah sakit, puskesmas, klinik bersalin, dan praktik mandiri bidan sebagai terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri akibat kontraksi uterus.
Counter-pressure Regiosakralis Musik Klasik (CPRMK) berpotensi memberikan dampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan pelayanan kesehatan. Dari sisi ekonomi, alat ini menawarkan terapi nonfarmakologis yang terjangkau, berpotensi mengurangi penggunaan analgesik serta menekan biaya pelayanan persalinan. Dari sisi sosial, CPRMK meningkatkan kenyamanan ibu bersalin, mengurangi kecemasan, dan mendukung pengalaman persalinan yang lebih positif serta humanis.
Implementasi Counter-pressure Regiosakralis Musik Klasik (CPRMK) masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain perlunya uji klinis berskala lebih besar untuk memperkuat bukti efektivitas dan keamanan, proses standardisasi produk sesuai regulasi alat kesehatan, serta perolehan izin edar sebelum dipasarkan secara luas. Selain itu, diperlukan pelatihan bagi tenaga kesehatan agar penggunaan alat sesuai prosedur dan memberikan hasil yang optimal. Tantangan lainnya meliputi kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengadopsi inovasi baru, pengembangan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar, serta penyediaan investasi dan kemitraan dengan industri alat kesehatan guna mendukung hilirisasi dan komersialisasi produk