Gambar produk PRO APESS (Alat Pemilahan Sampah Otomatis) / SIMPATI: Sistem Pemilahan Sampah Terintegrasi
📂 Elektro

PRO APESS (Alat Pemilahan Sampah Otomatis) / SIMPATI: Sistem Pemilahan Sampah Terintegrasi

👤 Pemegang: Institut Teknologi Sumatera
No. Permohonan
S00202200021
No. Sertifikat
IDS000007636
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Digitalisasi & Smart Tech
📝

Deskripsi Paten

Alat Pemilah Sampah Logam, Organik, dan Anorganik berbasis IoT dikembangkan untuk mengatasi pengelolaan sampah yang masih dilakukan secara manual, sehingga sampah sering tercampur dan menyulitkan proses daur ulang. Sistem ini secara otomatis mengidentifikasi dan memilah sampah ke dalam kategori logam, organik, dan anorganik, serta memantau kapasitas tempat sampah secara real-time. Ketika tempat sampah penuh, sistem mengirimkan notifikasi beserta lokasi melalui Telegram sehingga pengangkutan dapat dilakukan lebih efisien. Inovasi ini mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif, meningkatkan potensi daur ulang, serta berkontribusi pada penerapan Green dan Smart City.

❓

Permasalahan

Di banyak lingkungan seperti kampus, sekolah, perkantoran, dan fasilitas publik, pemilahan sampah masih dilakukan secara manual sehingga sampah logam, organik, dan anorganik sering tercampur. Kondisi ini menyulitkan proses daur ulang karena sampah yang masih bernilai menjadi terkontaminasi. Selain itu, petugas kebersihan belum dapat mengetahui kapasitas tempat sampah secara real-time sehingga pengangkutan masih dilakukan berdasarkan jadwal, bukan kebutuhan. Akibatnya, pengelolaan sampah menjadi kurang efektif, kurang efisien, dan belum mendukung pengelolaan berbasis teknologi.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini mengintegrasikan sensor, mikrokontroler, dan teknologi IoT untuk memilah sampah logam, organik, dan anorganik secara otomatis. Setelah jenis sampah teridentifikasi, sistem mengarahkan sampah ke wadah yang sesuai. Selain itu, sistem memantau kapasitas setiap tempat sampah dan mengirimkan notifikasi beserta lokasi melalui Telegram ketika tempat sampah penuh. Dengan demikian, proses pemilahan dan pengangkutan sampah menjadi lebih efektif dan efisien.

Unique Value

1

Pilah otomatis

2

Monitoring real-time

3

Remote warning dan lokasi

4

Data terintegrasi di cloud

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Dibandingkan inovasi sejenis yang telah dipatenkan, alat ini menawarkan fungsi yang lebih terintegrasi. Beberapa produk sebelumnya hanya mampu memantau kapasitas tempat sampah atau memilah jenis sampah tertentu, seperti plastik, aluminium, maupun organik, dengan kemampuan otomatisasi yang masih terbatas. Inovasi ini mampu memilah tiga kategori sampah, yaitu logam, organik, dan anorganik secara otomatis, serta dilengkapi sistem monitoring kapasitas dan notifikasi berbasis IoT yang mengirimkan informasi status keterisian beserta lokasi tempat sampah melalui Telegram. Kombinasi fungsi pemilahan otomatis dan monitoring real-time ini menjadi nilai tambah yang belum ditemukan pada produk pembanding.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna inovasi ini adalah institusi dan pengelola fasilitas yang menghasilkan sampah dalam jumlah sedang hingga besar, seperti kampus, sekolah, perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit (untuk sampah nonmedis), kawasan industri, serta fasilitas publik yang memerlukan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif. Selain itu, pemerintah daerah dan pengelola kawasan dapat memanfaatkan inovasi ini untuk mendukung digitalisasi pengelolaan sampah, peningkatan efisiensi operasional, dan implementasi konsep Green dan Smart City.

Sektor/ Industri Terkait

inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh pengelola fasilitas umum, institusi pendidikan, kawasan industri, pusat perbelanjaan, serta instansi pemerintah yang membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan efisien.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Inovasi ini berpotensi meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah melalui pemilahan otomatis dan monitoring secara real-time. Dari sisi ekonomi, sistem dapat membantu mengurangi biaya operasional pengangkutan. Dari sisi sosial, inovasi ini mendorong kebiasaan memilah sampah. Dari sisi lingkungan, pemilahan yang lebih baik dapat meningkatkan potensi daur ulang dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

Tantangan utama dalam implementasi inovasi ini adalah memastikan sistem tetap bekerja dengan baik pada berbagai kondisi penggunaan dan jenis sampah yang lebih beragam. Selain itu, diperlukan pengujian lebih lanjut pada lingkungan operasional untuk mengetahui keandalan sistem dalam penggunaan jangka panjang. Penyempurnaan desain dan optimasi biaya produksi juga diperlukan agar produk dapat diterapkan secara lebih luas.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

PRO APESS (Alat Pemilahan Sampah Otomatis) / SIMPATI: Sistem Pemilahan Sampah Terintegrasi

Dokumen Paten Download PDF