Gambar produk SISTEM PENGUKURAN LINGKUNGAN MIKRO PERKEBUNAN BERBASIS IoT
📂 Elektro

SISTEM PENGUKURAN LINGKUNGAN MIKRO PERKEBUNAN BERBASIS IoT

👤 Pemegang: IPB University
No. Permohonan
S00202204398
No. Sertifikat
IDS000014613
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Pertanian 🏷️ Digitalisasi & Smart Tech
📝

Deskripsi Paten

Invensi ini memiliki keunggulan berupa kemampuan pengukuran mikroklimat beresolusi spasial tinggi pada area perkebunan yang heterogen. Perangkat bersifat portabel dan mendukung observasi bergerak, dengan integrasi multi-sensor untuk akuisisi berbagai parameter secara simultan. Data dikirim secara real-time melalui IoT ke cloud dan disajikan dalam dashboard digital interaktif. Sistem juga dapat berfungsi sebagai server lokal melalui access point serta dirancang ergonomis dan mudah dioperasikan petani/pekebun. Kombinasi fitur tersebut menghasilkan sistem pemantauan lingkungan yang efektif, efisien, adaptif, dan aplikatif.

❓

Permasalahan

Data mikroklimat belum spesifik untuk kondisi setiap lokasi perkebunan. Stasiun cuaca konvensional bersifat statis dan kurang fleksibel untuk lahan heterogen. Pengukuran multi-parameter masih terpisah, belum terintegrasi dalam satu perangkat. Data belum tersedia secara real-time melalui IoT dan cloud. Pemantauan lapangan kurang mobile dan ergonomis bagi petani/pekebun. Data mikroklimat belum optimal untuk mendukung keputusan berbasis lokasi dan pertanian presisi. Inti masalah: Belum tersedia sistem pengukuran mikroklimat perkebunan yang portable, mobile, multi-parameter, terintegrasi IoT–cloud, dan mendukung keputusan berbasis data.

💡

Solusi yang Diberikan

Sensor mengukur kondisi lingkungan seperti suhu, kelembapan udara, curah hujan, kelembapan tanah, dan parameter lingkungan lainnya secara berkala. Data direkam oleh data logger dan dikonversi menjadi data digital secara otomatis. Data dikirim melalui sistem IoT sehingga informasi kondisi iklim mikro dapat dipantau dari jarak jauh. Data tersimpan dalam database/cloud sehingga dapat dihimpun menjadi rekam data iklim mikro berdasarkan lokasi dan waktu. Informasi ditampilkan melalui dashboard untuk memudahkan petani, akademisi, dan pengelola perkebunan dalam memantau kondisi lingkungan. Data dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan tanaman, terutama untuk menentukan tindakan budidaya yang sesuai dengan kondisi mikro lingkungan. Inti solusi: Mengubah data iklim mikro yang sebelumnya terbatas, manual, dan sulit dipantau menjadi data digital yang otomatis, terintegrasi, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Unique Value

1

integrasi teknologi lintas disiplin

2

portabel, ergonomis, observasi dinamis.

3

purwarupa (working prototype) dengan MVP

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

1. Portabel & Mobilitas Tinggi 2. Spesifik untuk Mikroklimat Perkebunan 3. Multi-Parameter dalam Satu Perangkat 4. Terintegrasi IoT & Cloud 5. Dashboard Interaktif 6. Dilengkapi GPS 7. Ergonomis untuk Pengguna Lapangan 8. Dapat Membentuk Jaringan Monitoring Nilai Pembeda Utama Portable + Multi-parameter + IoT + Cloud + GPS + Dashboard → dari “alat ukur” menjadi “sistem monitoring mikroklimat berbasis data” untuk mendukung smart farming dan pengelolaan perkebunan berbasis lokasi.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Akademisi (Dosen, Mahasiswa, dan Peneliti), Industri, dan Kelompok petani tertentu

Sektor/ Industri Terkait

Pertanian khususnya perkebunan

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

EKONOMI ? Efisiensi + produktivitas + peluang komersialisasi data & IoT SOSIAL ? Petani lebih melek data + konektivitas petani–akademisi–industri LINGKUNGAN ? Precision farming + efisiensi input + adaptasi perubahan iklim “Inovasi mengubah data mikroklimat menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan efisiensi ekonomi, memperkuat kapasitas petani, dan mendukung perkebunan berkelanjutan.”

Tantangan Implementasi

1. Konektivitas Internet di Lokasi Perkebunan. 3. Skalabilitas dan Biaya Produksi2. Ketersediaan Sumber Energi.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Download PDF