Bagendit Coconut Ice Cream™ merupakan inovasi pangan fungsional yang dikembangkan dari teknologi berpaten berupa kombinasi infusa daun padi IR Bagendit dan air kelapa muda. Inovasi ini hadir sebagai solusi atas meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk pangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai tambah kesehatan berbasis bahan alami lokal. Dengan memanfaatkan potensi senyawa bioaktif dari kedua bahan tersebut, produk ini menawarkan alternatif pangan fungsional yang inovatif. Selain meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal, inovasi ini juga membuka peluang hilirisasi hasil penelitian, kerja sama industri, dan komersialisasi produk bernilai tambah tinggi.
Natural Functional Ingredients
Patented Innovation
Science-Based Functional Food
Commercially Scalable Product
Sustainable Local Innovation
memperoleh Paten Sederhana, sehingga menawarkan inovasi yang berbeda dari es krim konvensional. Produk ini memanfaatkan daun padi IR Bagendit, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, dipadukan dengan air kelapa muda sebagai bahan alami lokal yang kaya senyawa bioaktif. Selain menghadirkan pangan fungsional dengan nilai tambah, inovasi ini mendukung pemanfaatan hasil samping pertanian, meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal, serta memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui lisensi, kemitraan industri, dan komersialisasi. Didukung hasil penelitian preklinik, produk ini memiliki dasar ilmiah yang kuat sebagai inovasi berbasis riset.
Pengguna utama inovasi ini adalah industri es krim, industri pangan fungsional, perusahaan makanan dan minuman, serta UMKM yang ingin mengembangkan produk berbasis bahan alam lokal melalui lisensi atau kerja sama produksi. End user meliputi masyarakat umum, keluarga, remaja, dan dewasa yang mencari alternatif pangan sehat berbahan alami dengan nilai tambah fungsional. Produk ini juga berpotensi dipasarkan melalui retail modern, toko pangan sehat, rumah sakit, dan platform digital
Bagendit Coconut Ice Cream™ memiliki potensi aplikasi pada berbagai sektor, terutama industri makanan dan minuman, industri es krim, serta industri pangan fungsional. Inovasi ini juga relevan untuk industri berbasis bahan alam, industri kesehatan preventif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pangan inovatif. Selain itu, produk ini berpotensi dipasarkan melalui retail modern, supermarket, toko pangan sehat, hotel, restoran, kafe, rumah sakit, serta platform e-commerce. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal dan teknologi berpaten, inovasi ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui lisensi, produksi bersama, maupun kemitraan industri.
Bagendit Coconut Ice Cream™ berpotensi memberikan dampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dari sisi ekonomi, inovasi ini meningkatkan nilai tambah daun padi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal serta membuka peluang usaha, lisensi teknologi, dan kemitraan dengan industri pangan. Dari sisi sosial, produk ini menyediakan alternatif pangan fungsional berbasis bahan alami lokal yang mendukung gaya hidup sehat. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan daun padi sebagai hasil samping pertanian mendukung konsep circular economy, mengurangi limbah pertanian, serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan sesuai prinsip green technology dan Sustainable Development Goals (SDGs).
Tantangan utama dalam implementasi Bagendit Coconut Ice Cream™ adalah ketersediaan bahan baku daun padi varietas IR Bagendit yang saat ini masih terbatas dan belum banyak dibudidayakan secara khusus sebagai bahan baku industri. Selain itu, diperlukan standarisasi proses produksi untuk menjaga konsistensi kandungan senyawa bioaktif, kualitas produk, dan keamanan pangan pada skala industri. Pengembangan rantai pasok, kemitraan dengan petani, serta kolaborasi dengan industri pangan menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan produksi dan mendukung proses komersialisasi secara luas.
BAGENDIT Coconut Ice Cream