Gambar produk MEDIA SIMPAN PROBIOTIK RAWA
📂 Biologi

MEDIA SIMPAN PROBIOTIK RAWA

👤 Pemegang: Universitas Sriwijaya
No. Permohonan
S00202212164
No. Sertifikat
IDS000006121
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Pertanian
📝

Deskripsi Paten

Pengaplikasian Bacillus sp. dan Streptomyces sp. asal rawa lebak, Indralaya, Ogan Ilir, Sumsel untuk ikan gabus menunjukkan adanya perbaikan kualitas air, peningkatan performa pertumbuhan, dan pencegahan patogen A. hydrophila. Sediaan Bacillus sp. dan Streptomyces sp. asal rawa untuk keperluan pembudidaya perlu upaya dilakukannya penyimpanan yang lebih mudah prosesnya. Media simpan probiotik yang selama ini ada masih perlu digabungkan dengan metode enkapsulasi, kering beku, maupun kering semprot yang cukup rumit dan peralatan yang mahal. Media simpan kering yang sederhana diharapkan dapat mempermudah pembuatan sediaan probiotik ikan budidaya. Inilah yang dapat menjadikan akuakultur berkelanjutan dalam menjamin ketahanan pangan Indonesia.

❓

Permasalahan

Pengaplikasian Bacillus sp. dan Streptomyces sp. asal rawa lebak, Indralaya, Ogan Ilir, Sumsel untuk ikan gabus menunjukkan adanya perbaikan kualitas air, peningkatan performa pertumbuhan, dan pencegahan patogen A. hydrophila (Wijayanti et al., 2020). Sediaan Bacillus sp. dan Streptomyces sp. asal rawa untuk keperluan pembudidaya perlu upaya dilakukannya penyimpanan yang lebih mudah prosesnya. Kebutuhan terhadap probiotik akuakultur di masyarakat pembudidaya masih tinggi, namun memerlukan bahan yang murah. Hal ini dikarenakan masih mahalnya probiotik di pasaran yang dapat menjamin keberhasilan dan keberlanjutan budidaya ikan.

💡

Solusi yang Diberikan

Bacillus sp. dan Streptomyces sp. asal rawa selama ini belum ditemukan media simpan yang tepat sehingga dapat meningkatkan umur simpan yang tetap mempertahankan viabilitas dan kemampuannya menghambat pathogen. Metode sporulasi dan pengeringan oven dapat digunakan pada bahan food grade tunggal seperti tepung beras untuk biakan probion Bacillus dan Streptomyces. Media tepung beras lebih dapat mempertahankan viabilitas bakteri. Kedua biakan di media tepung beras yang dapat mempertahankan viabilitas 73,94%, populasi bakteri tertinggi 7,0 log cfu.g-1 dan kemampuan menghambat Aeromonas hydrophila 7,5 mm setelah masa simpan 2 bulan diaktivasi 12 jam.

Unique Value

1

Media simpan probiotik rawa sederhana

2

Probiotik untuk ikan & kualitas air

3

Probiotik untuk kesehatan ikan

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri
Produksi Mandiri

Keunggulan Inovasi

Beberapa jenis media simpan yang telah ada, saat ini dalam bentuk cair antara lain pada No paten IDP000047958, No paten IDP000057557, juga yang bentuk kering. Semua bahan media untuk probiotik sering kali masih menggunakan metode enkapsulasi, kering beku, dan pengeringan semprot yang masih cukup rumit dalam pembuatan sediaannya karena masih memerlukan alat alat pengering beku atau semprot. Penyimpanan bakteri probiotik yang lebih sederhana dapat dilakukan dengan media padat seperti tepung tunggal yang bersifat food grade, yang lebih sederhana. Penggunaan 2 jenis probion asal rawa media simpan tepung tunggal, yang mampu mempertahankan viabilitas dan menghambat bakteri pathogen.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

UMKM, pokdakan (kelompok pembudidaya ikan), industri probiotik dan budidaya ikan, instansi perikanan budidaya

Sektor/ Industri Terkait

Industri yang memproduksi probiotik, memproduksi bahan nutrasetikal, farmasi yang memproduksi sendiri bahan baku ikannya

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Ekonomi : kemudahan pembuatan media simpan probiotik rawa lokal menjadikan produksi lebih ekonomis dari sisi bahan dan alat - Sosial : pemanfaatan probiotik asal rawa dalam media simpan kering dapat meningkatkan efisiensi pakan dan menjaga kualitas air bahkan dapat meningkatkan imun system ikan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani ikan - Lingkungan : probiotik dalam media simpan yang dimanfaatkan untuk perairan dapat menjaga kualitas air sehingga dapat menjaga kualitas air di lingkungan perairan sekitarnya, sekaligus dapat menjadikan kegiatan akuakultur berkelanjutan

Tantangan Implementasi

Scale up produksi masih perlu dukungan institusi/Lembaga/industri Masih diperlukan perijinan edar untuk komersialisasi Petani/pembudidaya ikan yang masih perlu edukasi aplikasi teknologi probiotik

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Download PDF