Gambar produk METODE PEMBUATAN EKSTRAK BIJI DUWET (Syzygium cumini (L.) SKEEL.,) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI
📂 Farmasi

METODE PEMBUATAN EKSTRAK BIJI DUWET (Syzygium cumini (L.) SKEEL.,) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI

👤 Pemegang: Universitas Semarang
No. Permohonan
S00202214882
No. Sertifikat
IDS00006523.
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami
📝

Deskripsi Paten

Antioksidan sintetik BHA umum untuk mencegah rusak oksidatif pangan berminyak. Penggunaannya masih menimbulkan keraguan akan dampak kesehatan. Oleh sebab itu perlu solusi antioksidan pengganti BHA yang lebih aman. Ekstrak biji duwet (EBD) kaya senyawa fenolik yang bersifat antioksidan kuat pada uji RSA-DPPH dan uji mereduksi ion feri (FRAP). EBD dapat diaplikasikan pada pangan berminyak pH 6-9. Pangan semi basah sesuai untuk aplikasinya. EBD tahan proses termal suhu 110oC/10 menit, irradiasi-Gamma sampai dosis 12,5 kGy dengan nilai EC50 rentang 100-150 ppm. Aplikasi EBD sebesar 800-1000 ppm setara dengan BHT 200 ppm untuk penghambatan kerusakan oksidasi.

❓

Permasalahan

Antioksidan sintetik BHA umum digunakan untuk mencegah rusak oksidatif pangan berminyak. Penggunaannya masih menimbulkan keraguan akan dampak kesehatan. Sampai saat ini BHA masuk dalam kategori “reasonably anticipated to be human carcinogens”. Oleh sebab itu perlu solusi antioksidan pengganti BHA yang lebih aman. Ekstrak biji duwet (EBD) kaya senyawa fenolik yang bersifat antioksidan kuat pada uji RSA-DPPH dan daya mereduksi ion feri (FRAP). EBD dapat diaplikasikan pada pangan berminyak kisaran pH 6-9. Produk pangan semi basah sesuai untuk aplikasinya. EBD tahan pada proses termal suhu 110oC/10 menit, tahan irradiasi-Gamma sampai dosis 12,5 kGy dengan nilai EC50 rentang 100-150 ppm. Aplikasi EBD sebesar 800-1000 ppm setara dengan BHT 200 ppm untuk penghambatan kerusakan oksidasi pada sistem emulsi (w/o).

💡

Solusi yang Diberikan

Irisan biji duwet segar dikeringkan pada suhu pengering tidak lebih dari 50oC, sampai diperoleh biji duwet kering dengan kadar air < 13 %. Biji duwet kering dipisahkan antara kernel, kulit tanduk dan kulit ari. Kernel biji duwet berwarna hitam dipakai untuk produksi EBD. Kernel biji duwet digiling dan diayak untuk lolos ayakan 60-80 mesh, sehingga diperoleh bubuk biji duwet (BBD). BBD diekstraksi dengan pelarut methanol:air, atau etanol:air pada perbandingan BBD:pelarut (1:±10), dengan metode maserasi atau maserasi dengan bantuan pada suhu 30-45oC disertai dengan pengadukan. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya dipekatkan dengan rotary vacuum evaporator, untuk memperoleh pelarut kembali dan ekstrak cair kental. Ekstrak cair kental dikering bekukan atau pengeringan semprot untuk diperoleh EBD. EBD dilakukan penggilingan untuk memperoleh kesegaraman butiran 80-100 mesh. EBD dikemas dengan aluminium foil vakum atau kertas semen rangkap dan disimpan pada kondisi ruangan kering.

Unique Value

1

Natural Antioxidants, renewable, Safely

2

Stabil terhadap proses termal

3

Aplikasi EBD pada derajat keasaman lebar

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

antioksidan alami, stabil pada proses termal dan iradiasi, aplikasi pada rentang keasaman yang luas (pH 6-9)

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Konsumen perorangan dalam bentuk kapsul, sebagai suplemen, industri makanan, industri bahan tambahan pangan

Sektor/ Industri Terkait

industri pangan fungsional (suplemen), industri bahan tambahan pangan, industri makanan

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Secara ekonomi akan menumbuhkan sektor budidaya (on farm) tanaman Duwet yang mulai langka, petani menerima pendapatan, menumbuhkan sektor industri yang memanfaatkan buah duwet, menggiatkan konservasi tanaman

Tantangan Implementasi

Saat ini tanaman duwet mulai langka, kalah bersaing dengan jenis tanaman keras yang memberikan nilai ekonomi lebih. Masyarakat masih awam akan manfaat buah dan biji duwet sebagai produk industri yang bernilai ekonomi tinggi. Panen buah duwet bersifat musiman, 1x panen setiap tahun, mudah rusak dan industri pendukung (makanan dan minuman) yang memanfaatkan buah duwet belum mendukung

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Dokumen Paten Download PDF