COCOHEX SIEVE adalah alat pengayak sabut kelapa berbentuk segi enam otomatis yang membantu memisahkan cocopeat dan cocofibre. Masalah yang diselesaikan adalah proses pemisahan sabut kelapa yang masih banyak dilakukan manual, lambat, dan hasilnya sering tercampur. Alat ini bekerja dengan pengayak berputar, mesh ±5 mm, diameter membesar dari inlet ke outlet, serta bidang pemisah 45° sehingga partikel cocopeat turun dan cocofibre keluar secara lebih rapi. Manfaatnya adalah mempercepat produksi, meningkatkan kualitas output, mengurangi limbah sabut, serta membuka peluang nilai tambah bagi UMKM, petani kelapa, pengrajin, dan sentra pengolahan.
Pemisahan Otomatis Lebih Cepat
Output Bersih dan Terpisah
Siap Komersialisasi dan Lisensi
Dibandingkan proses manual atau alat pengayak umum, COCOHEX SIEVE memiliki keunggulan pada desain pengayak segi enam otomatis yang tidak hanya menyaring, tetapi juga memberi efek getaran dan pukulan pada sabut kelapa. Diameter pengayak yang membesar dari inlet ke outlet membantu cocofibre bergerak keluar secara otomatis, sementara mesh ±5 mm memisahkan cocopeat dari serat kasar. Selain itu, bidang pemisah 45° membuat hasil cocopeat dan cocofibre tidak mudah tercampur. Inovasi ini lebih praktis, mudah dibuat dari komponen umum, dan cocok diterapkan pada UMKM maupun sentra pengolahan sabut kelapa.
Calon pengguna COCOHEX SIEVE adalah UMKM pengolahan sabut kelapa, koperasi atau kelompok tani kelapa, sentra IKM berbasis kelapa, pengrajin keset/cocomesh, produsen cocopeat, pemasok media tanam, nursery, pelaku hidroponik, serta dinas atau lembaga pendamping UMKM yang membutuhkan alat tepat guna untuk mempercepat pemisahan cocopeat dan cocofibre.
Inovasi ini terkait dengan sektor perkebunan kelapa, agribisnis, pengolahan limbah biomassa, industri mesin pertanian, teknologi tepat guna, media tanam, hortikultura, hidroponik, nursery, kerajinan berbasis sabut kelapa, serta industri kecil dan menengah. COCOHEX SIEVE juga mendukung ekonomi sirkular karena mengubah limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai jual.
COCOHEX SIEVE berpotensi memberi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Secara ekonomi, alat ini meningkatkan nilai tambah sabut kelapa menjadi cocopeat dan cocofibre yang dapat dijual sebagai media tanam, bahan keset, cocomesh, matras, dan kerajinan. Secara sosial, inovasi ini membantu UMKM, pengrajin, petani kelapa, dan sentra IKM bekerja lebih cepat dan produktif. Secara lingkungan, alat ini membantu mengurangi tumpukan limbah sabut kelapa dengan mengubahnya menjadi bahan baku bernilai guna.
Tantangan implementasi COCOHEX SIEVE adalah membangun adopsi pasar agar UMKM, koperasi, dan sentra pengolahan sabut kelapa bersedia beralih dari proses manual ke penggunaan alat otomatis. Selain itu, diperlukan kesiapan rantai pasok komponen, mitra manufaktur, layanan purna jual, ketersediaan spare part, serta edukasi operator agar alat dapat digunakan secara optimal. Tantangan lainnya adalah menentukan harga yang tetap terjangkau bagi UMKM tanpa mengurangi kualitas dan ketahanan alat.