Gambar produk MIE BASAH BERBASIS TEPUNG GLUKOMANAN PORANG DAN TEPUNG SUKUN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL INDONESIA

MIE BASAH BERBASIS TEPUNG GLUKOMANAN PORANG DAN TEPUNG SUKUN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL INDONESIA

👤 Pemegang: Universitas Sumatera Utara
No. Permohonan
S00202302626
No. Sertifikat
IDS000007677
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Pangan-Pertanian Berbasis Lokal
📝

Deskripsi Paten

Latar Belakang Permasalahan: peningkatan impor terigu untuk pembuatan mie. Data impor biji gandum selama Januari-Agustus 2025, 7,13 juta ton ( Badan Pusat Statistik yang diolah Aptindo. Solusi ini adalah pembuatan mie dari tepung glukomanan porang dan tepung sukun berbasis sumber daya lokal. Keunggulan: tiinggi serat, rendah kalori, mengurangi impor tepung terigu/gandum, pemberdayan petani Indonesia. Calon pengguna, yaitu sektor industri: ukm produk mie dan pabrik mie. Potensi dampak: meningkatkan kualitas mie mengandung serat tinggi dan rendah kalori. Potensi ekonomi: tidak tergantung impor terigu, meningkatkan perekonomian petani lokal Indonesia. Potensi sosial: memberdayakan petani memproduksi porang dan sukun untuk bahan baku.

❓

Permasalahan

Permasalahan: 1. Peningkatan kebutuhan impor tepung terigu untuk pembuatan mie, sehingga menghabiskan devisa negara; 2. Data: Volume impor biji gandum Indonesia selama delapan bulan pertama (Januari-Agustus) tahun 2025 mengalami penurunan 18% menjadi 7,13 juta ton dibandingkan 8,70 juta ton pada periode yang sama tahun 2024, demikian data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo).

💡

Solusi yang Diberikan

Solusi dari masalah ini adalahpembuatan mie dari tepung glukomanan porang dan tepung sukun berbasis sumber daya lokal. Keunggulan: 1.Tinggi serat; 2. Rendah kalori; 3. Mengurangi impor tepung terigu/gandum; 4. Pemberdayan Petani lokal Indonesia. Siapa yang menjadi calon pengguna, yaitu sektor industri: ukm produk mie dan pabrik mie. Potensi dampak: meningkatkan kualitas mie yang mengandung serat yang tinggi dan rendah kalori. Potensi ekonomi: tidak tergantung kepada produk impor tepung terigu yang membelinya pakai uang dollar, meningkatkan perekonomian petani lokal Indonesia. Potensi sosial: memberdayakan petani untuk memproduksi porang dan sukun untuk bahan baku. Potensi lingkungan: sukun Adalah tanaman yang bisa untuk reboisasi hutan atau tanah yang gundul

Unique Value

1

Memiliki kadar serat yang tinggi

2

Memiliki kadar lemak yang rendah

3

Memiliki kalori yang rendah

4

Berbasis sumber daya lokal

5

-

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

rendah lemak, rendah kalori, tinggi serat, berbasis sumber daya lokal Indonesia, memberdayakan petani Indonesia

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

ukm dan industri besar

Sektor/ Industri Terkait

industri makanan

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

mengurangi impor, menurunkan penggunaan devisa dalam bentuk dolar untuk impor terigu, meningkatkan penggunaan bahan baku produk petani Indonesia

Tantangan Implementasi

Pembuatan tepung sukun dalam jumlah banyak

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Dokumen Paten Download PDF