Latar Belakang Permasalahan: peningkatan impor terigu untuk pembuatan mie. Data impor biji gandum selama Januari-Agustus 2025, 7,13 juta ton ( Badan Pusat Statistik yang diolah Aptindo. Solusi ini adalah pembuatan mie dari tepung glukomanan porang dan tepung sukun berbasis sumber daya lokal. Keunggulan: tiinggi serat, rendah kalori, mengurangi impor tepung terigu/gandum, pemberdayan petani Indonesia. Calon pengguna, yaitu sektor industri: ukm produk mie dan pabrik mie. Potensi dampak: meningkatkan kualitas mie mengandung serat tinggi dan rendah kalori. Potensi ekonomi: tidak tergantung impor terigu, meningkatkan perekonomian petani lokal Indonesia. Potensi sosial: memberdayakan petani memproduksi porang dan sukun untuk bahan baku.
Memiliki kadar serat yang tinggi
Memiliki kadar lemak yang rendah
Memiliki kalori yang rendah
Berbasis sumber daya lokal
-
rendah lemak, rendah kalori, tinggi serat, berbasis sumber daya lokal Indonesia, memberdayakan petani Indonesia
ukm dan industri besar
industri makanan
mengurangi impor, menurunkan penggunaan devisa dalam bentuk dolar untuk impor terigu, meningkatkan penggunaan bahan baku produk petani Indonesia
Pembuatan tepung sukun dalam jumlah banyak