Gambar produk Smart Tani
📂 Elektro

Smart Tani

👤 Pemegang: Telkom University
No. Permohonan
S00202307819
No. Sertifikat
IDS000009456
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Digitalisasi & Smart Tech 🏷️ Pertanian
📝

Deskripsi Paten

Smart Tani adalah inovasi pertanian presisi berbasis IoT yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan budidaya tanaman, seperti pemberian air dan nutrisi yang masih manual, penggunaan pupuk yang kurang efisien, keterbatasan tenaga kerja, serta sulitnya menjaga kualitas hasil panen. Sistem ini memanfaatkan sensor untuk memantau kondisi tanaman dan media tanam, seperti N, P, K, suhu, kelembapan, pH, dan EC secara real-time. Data tersebut digunakan untuk mengendalikan distribusi air, nutrisi, dan pencahayaan, serta memprediksi kebutuhan tanaman berdasarkan fase vegetatif dan generatif. Dengan Smart Tani, proses budidaya menjadi lebih tepat, efisien, mudah dipantau, dan berpotensi meningkatkan kualitas serta nilai ekonomi hasil panen.

❓

Permasalahan

Permasalahan yang ingin diselesaikan melalui inovasi Smart Tani adalah proses budidaya tanaman yang masih banyak bergantung pada perkiraan manual, terutama dalam pemberian air, nutrisi, dan pemantauan kondisi media tanam. Pada urban farming maupun greenhouse, petani menghadapi tantangan berupa keterbatasan lahan, tenaga kerja yang semakin terbatas, pengairan dan pemupukan yang belum efisien, serta sulitnya menjaga kualitas hasil panen secara konsisten. Selain itu, kebutuhan air dan nutrisi tanaman berbeda pada fase vegetatif dan generatif, sehingga jika pemberiannya tidak tepat dapat menyebabkan pertumbuhan kurang optimal, pemborosan pupuk dan air, penurunan kualitas buah, bahkan meningkatkan risiko gagal panen. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem cerdas yang mampu memantau kondisi tanaman secara real-time dan membantu petani mengambil keputusan secara lebih tepat, terukur, dan efisien.

💡

Solusi yang Diberikan

Smart Tani memberikan solusi melalui sistem pertanian presisi berbasis IoT yang mampu memantau, mengendalikan, dan memprediksi kebutuhan tanaman secara real-time. Sistem bekerja dengan membaca data sensor seperti N, P, K, suhu, kelembapan, pH, dan EC, kemudian data tersebut dikirim ke sistem untuk dianalisis berdasarkan kondisi aktual tanaman serta fase pertumbuhannya, yaitu vegetatif dan generatif. Hasil analisis digunakan untuk menentukan kebutuhan air dan nutrisi, lalu sistem dapat mengendalikan pompa, katup, distribusi air, distribusi nutrisi, dan pencahayaan secara manual maupun otomatis. Dengan cara ini, petani tidak hanya memperoleh informasi kondisi tanaman, tetapi juga dibantu dalam mengambil tindakan yang lebih tepat, cepat, dan terukur, sehingga penggunaan air, pupuk, waktu, dan tenaga kerja menjadi lebih efisien serta kualitas hasil panen dapat ditingkatkan.

Unique Value

1

Pertanian presisi berbasis IoT

2

Efisiensi Air dan Nutrisi

3

Efisiensi Waktu & Tenaga Kerja

4

Kualitas & Nilai Ekonomi Panen

5

Deteksi Dini Risiko Tanaman

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri
Produksi Mandiri

Keunggulan Inovasi

Keunggulan Smart Tani dibandingkan produk yang sudah ada adalah kemampuannya mengintegrasikan monitoring, kendali, dan prediksi kebutuhan tanaman dalam satu platform IoT. Sistem tidak hanya melakukan penyiraman otomatis, tetapi membaca data N, P, K, suhu, kelembapan, pH, dan EC untuk menentukan kebutuhan air serta nutrisi sesuai fase vegetatif dan generatif. Smart Tani juga dapat dipantau melalui HMI, web, dan aplikasi mobile, serta dikendalikan manual maupun otomatis, sehingga penggunaan air, pupuk, waktu, dan tenaga kerja lebih efisien serta kualitas hasil panen lebih terjaga.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna Smart Tani adalah petani, pelaku urban farming, pengelola greenhouse, kelompok tani, UMKM agribisnis, koperasi pertanian, serta lembaga pendidikan atau pelatihan pertanian. Inovasi ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan sistem budidaya tanaman yang lebih efisien, terukur, dan mudah dipantau. Smart Tani juga dapat digunakan pada budidaya tanaman hortikultura, seperti melon dan sayuran, yang memerlukan pengaturan air, nutrisi, pencahayaan, serta pemantauan kondisi tanaman secara otomatis maupun jarak jauh.

Sektor/ Industri Terkait

Sektor/industri terkait untuk aplikasi Smart Tani adalah pertanian presisi, agribisnis hortikultura, urban farming, greenhouse farming, smart farming, teknologi IoT pertanian, otomasi pertanian, serta industri pangan segar. Inovasi ini juga relevan untuk sektor pendidikan dan pelatihan pertanian, penelitian budidaya tanaman, koperasi tani, UMKM pertanian, serta pengelola lahan produksi yang membutuhkan sistem monitoring, kendali, dan prediksi kebutuhan tanaman secara real-time untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil panen.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Smart Tani berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui efisiensi penggunaan air, pupuk, waktu, dan tenaga kerja, serta peningkatan kualitas dan nilai jual hasil panen. Dari sisi sosial, inovasi ini membantu petani mengadopsi teknologi pertanian modern yang lebih mudah dipantau dan dikendalikan. Dari sisi lingkungan, Smart Tani mendukung penggunaan sumber daya secara lebih tepat, mengurangi pemborosan air dan pupuk, serta mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

Tantangan implementasi Smart Tani meliputi kebutuhan investasi awal untuk perangkat sensor, kontroler, aktuator, jaringan internet, dan instalasi sistem pada lahan atau greenhouse. Selain itu, diperlukan kalibrasi sensor secara berkala agar data yang terbaca tetap akurat. Tantangan lain adalah kesiapan pengguna dalam mengoperasikan teknologi IoT, perawatan perangkat di lingkungan pertanian yang lembap, serta kebutuhan data yang cukup agar sistem prediksi dapat bekerja lebih optimal.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

Smart Tani

Dokumen Paten Download PDF