Gambar produk Stateskop Digital LUDESC
📂 Elektro

Stateskop Digital LUDESC

👤 Pemegang: Universitas Syiah Kuala
No. Permohonan
S00202308849
No. Sertifikat
IDS000009552
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami 🏷️ Digitalisasi & Smart Tech
📝

Deskripsi Paten

Proses auskultasi konvensional dengan stetoskop biasa rentan infeksi silang, human error, dan membutuhkan dokter spesialis yang semakin langka. LUDESC hadir sebagai solusi: sistem skrining auskultasi digital bertenaga AI yang terintegrasi dengan telemedicine. Stetoskop digital LUDESC merekam suara paru dan mengirimkannya via Bluetooth ke aplikasi, lalu AI menganalisis untuk deteksi dini dan diagnosis diferensial penyakit paru, dilengkapi visualisasi Lung Map dan rekam medis terintegrasi. Pasien dan tenaga medis dapat melakukan skrining secara mandiri, cepat, mudah, dan terjangkau di mana saja, sekaligus terhubung langsung dengan dokter spesialis melalui konsultasi jarak jauh. Inovasi ini telah diuji pada 1.282 pasien.

❓

Permasalahan

Penyakit paru-paru merupakan pembunuh nomor 3 di dunia (WHO, 2020) dan diderita 4,76% populasi Indonesia (Kemenkes, 2022). Proses auskultasi konvensional dengan stetoskop analog mengharuskan kontak langsung dokter-pasien, berisiko menularkan infeksi (termasuk Covid-19) dan rentan human error karena bergantung pada pendengaran serta interpretasi subjektif tenaga medis. Pandemi Covid-19 juga menurunkan minat dokter terhadap spesialisasi paru, menyebabkan kelangkaan spesialis pulmonologi di masa depan, meningkatnya disparitas layanan kesehatan respirasi antarwilayah, serta menurunnya kualitas pelayanan pasien—terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap dokter spesialis.

💡

Solusi yang Diberikan

LUDESC menggabungkan stetoskop digital nirkabel (Bluetooth) dengan aplikasi mobile berbasis AI dan telemedicine. Pasien menempelkan stetoskop ke beberapa titik dada sesuai panduan aplikasi, merekam suara paru selama 5 detik per titik. Suara tersebut dianalisis oleh model AI (ViT+RAN) untuk menghasilkan diagnosis diferensial (PPOK, Bronkitis, Asma, Pneumonia) yang divisualisasikan melalui Lung Map. Hasil skrining, rekam medis, dan data vital pasien tersimpan otomatis di database LUDESC, lalu dapat dikonfirmasi oleh dokter melalui fitur konsultasi jarak jauh (telemedicine) langsung dalam aplikasi yang sama.

Unique Value

1

AI-powered high accuracy diagnosis

2

Integrated hardware–software ecosystem

3

Comprehensive lung health insight

4

Affordable & accessible

5

Safe, patented & WHO-compliant

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Berdasarkan audit kompetitor, LUDESC unggul karena satu-satunya yang mengintegrasikan AI diagnosis, telemedicine, rekam medis pasien, ekosistem hardware-software, dan visualisasi Lung Map sekaligus—sementara kompetitor seperti Eko, Thinklabs One, StethoMe, dan 3M Littmann hanya memenuhi sebagian fitur tersebut. Akurasi model AI LUDESC (95,05%) juga mengungguli metode state-of-the-art lain. Dari sisi harga, LUDESC jauh lebih terjangkau (~$1.000/unit) dibanding kompetitor yang tergolong mahal hingga moderat.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna LUDESC meliputi rumah sakit dan klinik (untuk triase dan skrining awal), dokter serta tenaga medis (perawat, bidan) sebagai operator alat dan penerima hasil diagnosis, pasien umum/masyarakat yang membutuhkan skrining mandiri terutama di area dengan akses spesialis paru terbatas, serta penyedia layanan kesehatan rumahan (home care) dan apotek yang dapat menjadi titik distribusi layanan skrining lini pertama.

Sektor/ Industri Terkait

Inovasi ini relevan untuk sektor kesehatan (rumah sakit, klinik, puskesmas, laboratorium), telemedicine dan digital health, manufaktur perangkat medis (medical device), riset dan pengembangan AI di bidang kesehatan, serta sektor asuransi kesehatan yang dapat memanfaatkan data skrining untuk manajemen risiko kesehatan pemegang polis.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Ekonomi: membuka potensi pendapatan tahunan hingga $197 juta dari pasar fasilitas kesehatan Indonesia, mengurangi biaya skrining dibanding alat diagnostik konvensional. Sosial: meningkatkan akses skrining dini penyakit paru di daerah kekurangan spesialis, melindungi tenaga medis dari risiko infeksi. Lingkungan: mengurangi kebutuhan kunjungan fisik berulang ke fasilitas kesehatan sehingga menurunkan jejak karbon transportasi pasien.

Tantangan Implementasi

Ketergantungan pada konektivitas AI dan Bluetooth yang berisiko mengalami gangguan teknis; biaya awal R&D, manufaktur, dan paten yang besar; keterbatasan penetrasi pasar yang masih berfokus di Indonesia; kebutuhan pelatihan tenaga medis untuk adopsi alat dan aplikasi; serta tantangan keamanan data pasien yang menuntut perlindungan privasi sesuai regulasi kesehatan yang berlaku.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

Stateskop Digital LUDESC

Dokumen Paten Download PDF