Gambar produk Alat Pirolisis Limbah Plastik yang dilengkapi Distilasi-Pemisah Bertingkat Untuk Memperoleh Beberapa Produk Bahan Bakar Minyak

Alat Pirolisis Limbah Plastik yang dilengkapi Distilasi-Pemisah Bertingkat Untuk Memperoleh Beberapa Produk Bahan Bakar Minyak

👤 Pemegang: Politeknik Negeri Samarinda
No. Permohonan
S00202313394
No. Sertifikat
IDS000008108
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Green Tech
📝

Deskripsi Paten

Keunggulan invensi ini terletak pada desain Bubble Cup Column yang mengintegrasikan cup–riser–slot untuk mengatur aliran vapour dan cairan, penerapan kondensasi bertingkat melalui perpindahan panas dengan udara luar, serta sistem kondensasi lanjutan menggunakan kondensor Liebig untuk menangani vapour yang sulit terkondensasi.

❓

Permasalahan

Limbah plastik sulit terdegradasi sehingga diperlukan teknologi pengolahan yang dapat mengubahnya menjadi produk bernilai guna. Proses pirolisis menghasilkan vapour yang mengandung berbagai komponen bahan bakar dengan volatilitas berbeda, tetapi teknologi destilasi sebelumnya umumnya hanya menghasilkan satu jenis produk dan konversi bahan bakar belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan alat destilasi yang mampu mengkondensasikan dan memisahkan vapour hasil pirolisis secara lebih efektif berdasarkan karakteristik volatilitasnya.

💡

Solusi yang Diberikan

Invensi ini menyediakan alat destilasi Bubble Cup Column untuk mengkondensasikan vapour hasil pirolisis limbah plastik menjadi bahan bakar berdasarkan volatilitasnya. Sistem terdiri atas cup, riser, slot, kolom tray, kolom destilasi, thermocouple, kondensor uap, dan kondensor Liebig. Vapour mengalami proses kondensasi bertingkat, sehingga komponen dengan volatilitas lebih rendah dapat dikondensasikan lebih awal, sedangkan vapour dengan volatilitas lebih tinggi diteruskan ke tahap kondensasi berikutnya.

Unique Value

1

Integrasi Cup, Riser, dan Slot

2

Kondensasi Bertingkat Udara Luar

3

Kondensasi Ganda Vapour Pirolisis

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Keunggulan invensi terletak pada penggunaan Bubble Cup Column dengan sistem kondensasi bertingkat yang memungkinkan pemisahan produk hasil pirolisis berdasarkan volatilitasnya. Sistem cup dan riser meningkatkan kontak vapour dengan permukaan pendingin, sedangkan kolom destilasi memanfaatkan perpindahan panas dengan udara luar. Vapour yang sulit terkondensasi diproses lebih lanjut melalui kondensor Liebig menggunakan air sekitar 5°C. Invensi ini dilaporkan menghasilkan 87% berat bahan bakar minyak dari limbah polypropylene.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna inovasi ini meliputi industri pengolahan dan daur ulang limbah plastik, pengelola sampah, unit pengolahan limbah, industri energi alternatif, serta pelaku usaha yang mengembangkan teknologi pirolisis plastik menjadi bahan bakar. Teknologi ini juga berpotensi digunakan oleh perguruan tinggi dan lembaga penelitian sebagai peralatan pengembangan teknologi konversi limbah menjadi energi.

Sektor/ Industri Terkait

Inovasi ini terkait dengan sektor pengelolaan limbah dan persampahan, industri daur ulang plastik, energi terbarukan/energi alternatif, industri bahan bakar, serta industri rekayasa peralatan proses. Aplikasinya terutama pada proses pengolahan limbah plastik melalui pirolisis dan pemurnian produk hasil pirolisis menjadi fraksi bahan bakar berdasarkan karakteristik volatilitasnya.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Secara ekonomi, inovasi berpotensi meningkatkan nilai tambah limbah plastik dengan mengubahnya menjadi produk bahan bakar minyak dan mengoptimalkan proses kondensasi. Secara sosial, teknologi ini dapat mendukung pengurangan timbulan limbah plastik serta membuka peluang usaha pada bidang pengolahan limbah dan energi alternatif. Secara lingkungan, inovasi membantu mengurangi limbah plastik yang sulit terdegradasi dengan mengonversinya menjadi produk yang bernilai guna.

Tantangan Implementasi

Tantangan implementasi meliputi kebutuhan pengoperasian reaktor dan sistem destilasi pada kondisi temperatur yang tepat, pengendalian temperatur pada setiap tahap melalui thermocouple, serta kebutuhan sistem pendinginan untuk uap yang sulit terkondensasi. Implementasi juga memerlukan operator yang memahami proses pirolisis dan destilasi, perawatan komponen, serta pengelolaan keselamatan karena proses menghasilkan uap dan produk bahan bakar yang mudah terbakar.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Download PDF