Gambar produk KANDANG PAPARAN ASAP ROKOK PADA TIKUS
📂 Mekanik

KANDANG PAPARAN ASAP ROKOK PADA TIKUS

👤 Pemegang: Universitas Airlangga
No. Permohonan
S00202314372
No. Sertifikat
IDS000013303
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
5
Bidang Khusus
🏷️ Resiliensi Nasional
📝

Deskripsi Paten

Penelitian dampak asap rokok pada hewan coba sering menghadapi kendala paparan yang tidak merata dan sulit dikontrol, sehingga hasil penelitian kurang konsisten. Inovasi ini menawarkan kandang paparan asap rokok terintegrasi dengan pompa diafragma dan timer otomatis untuk mengatur aliran serta durasi paparan secara terkontrol. Desain ventilasi linier membantu pemerataan distribusi asap dan mengurangi penumpukan berlebihan. Alat ini ekonomis, mudah dirakit, dan dipelihara, serta mendukung penelitian biomedis, khususnya studi stres oksidatif, inflamasi, dan disfungsi endotel akibat paparan asap rokok, dengan hasil yang lebih konsisten dan dapat direproduksi.

❓

Permasalahan

Pengembangan inovasi ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam memperoleh solusi yang praktis, efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Produk atau metode yang telah tersedia masih memiliki keterbatasan, baik dari aspek kemudahan penggunaan, efisiensi, efektivitas, maupun kesesuaian dengan kondisi di lapangan. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan akan suatu inovasi yang mampu mengatasi keterbatasan tersebut dengan pendekatan yang lebih sederhana dan optimal. Tantangan utama dalam pengembangan inovasi adalah menghasilkan solusi yang tidak hanya memiliki fungsi yang lebih baik, tetapi juga mudah diterapkan, dipelihara, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, inovasi ini dikembangkan sebagai alternatif solusi yang lebih efektif, efisien, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi bekerja menggunakan sistem rangkaian tertutup yang menghubungkan sumber asap rokok, pompa diafragma DC 12 V, modul kontrol/timer, saluran distribusi, dan kandang paparan. Asap hasil pembakaran rokok dihisap melalui saluran inlet oleh pompa, kemudian didorong melalui selang menuju kandang paparan. Modul kontrol/timer mengatur siklus hidup-mati pompa secara otomatis sehingga frekuensi dan durasi paparan lebih seragam serta mengurangi variasi akibat operator. Kandang dirancang dengan posisi inlet dan ventilasi yang berhadapan secara linier sehingga asap dapat terdistribusi lebih merata dan keluar melalui ventilasi secara kontinu. Dengan mekanisme tersebut, inovasi menghasilkan paparan asap yang lebih stabil, terukur, konsisten, dan dapat direproduksi, sekaligus meminimalkan akumulasi asap berlebih dan risiko gangguan respirasi pada hewan uji.

Unique Value

1

Sistem paparan asap otomatis terkontrol

2

Distribusi asap merata dan reprodusibel

3

Desain Ekonomis dan Mudah Diproduksi.

4

Memperhatikan Kesejahteraan Hewan Uji.

5

Mendukung Penelitian Biomedis -kardio

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Inovasi ini memiliki keunggulan dibandingkan produk yang sudah ada karena menawarkan solusi yang lebih praktis, efektif, dan mudah diterapkan sesuai kebutuhan pengguna. Produk dirancang dengan mengoptimalkan fungsi utama, meningkatkan efisiensi penggunaan, serta memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan. Selain itu, inovasi ini memiliki desain dan mekanisme yang lebih sederhana sehingga memudahkan proses penggunaan, pemeliharaan, maupun pengembangan lebih lanjut. Dengan memanfaatkan pendekatan dan teknologi yang disesuaikan dengan kondisi pengguna, inovasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih optimal dibandingkan produk sejenis yang telah tersedia.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna inovasi ini adalah tenaga kesehatan, tenaga laboratorium, peneliti, serta institusi pelayanan kesehatan dan pendidikan yang membutuhkan solusi praktis dan efektif sesuai fungsi inovasi. Selain itu, inovasi dapat dimanfaatkan oleh institusi penelitian, perguruan tinggi, rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya sesuai dengan karakteristik dan tujuan penggunaannya. Pengguna akhir diharapkan dapat memanfaatkan inovasi untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan, keamanan, dan kualitas proses kerja atau pelayanan.

Sektor/ Industri Terkait

Inovasi ini terkait dengan sektor kesehatan dan industri alat kesehatan, khususnya untuk mendukung pelayanan kesehatan, penelitian, dan kegiatan laboratorium. Penerapannya dapat dikembangkan pada rumah sakit, klinik, laboratorium kesehatan, perguruan tinggi, serta institusi penelitian. Selain itu, inovasi berpotensi diterapkan pada industri yang bergerak di bidang teknologi kesehatan (health technology), pengembangan perangkat medis, dan produk pendukung pelayanan kesehatan. Pengembangan lebih lanjut dapat diarahkan pada standardisasi, pengujian, sertifikasi, dan produksi sehingga inovasi dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Inovasi ini berpotensi memberikan dampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Secara ekonomi, inovasi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengurangi biaya operasional, serta membuka peluang pengembangan dan komersialisasi produk. Secara sosial, inovasi dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan, kemudahan penggunaan, dan akses terhadap solusi yang sesuai kebutuhan pengguna. Dari aspek lingkungan, penerapan inovasi yang lebih efisien berpotensi mengurangi penggunaan bahan dan sumber daya yang tidak diperlukan serta mendukung proses kerja yang lebih berkelanjutan. Pengembangan lebih lanjut juga berpotensi menciptakan peluang kolaborasi dan lapangan kerja.

Tantangan Implementasi

Tantangan implementasi inovasi meliputi penyempurnaan prototipe agar dapat digunakan secara optimal, pengujian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas, keamanan, dan konsistensi kinerja, serta penyesuaian terhadap kebutuhan pengguna. Selain itu, diperlukan dukungan mitra industri dalam proses produksi, standardisasi, sertifikasi, dan pengembangan skala produksi. Ketersediaan bahan dan komponen, biaya produksi, serta kesiapan sumber daya manusia juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Tantangan lainnya adalah penerimaan pengguna, pemenuhan regulasi yang berlaku, perlindungan kekayaan intelektual, dan strategi komersialisasi agar inovasi dapat diterapkan secara berkelanjutan dan lebih luas.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Download PDF