Gambar produk Sediaan Mikroemulsi Gel yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Tin (Ficus carica L.)
📂 Farmasi

Sediaan Mikroemulsi Gel yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Tin (Ficus carica L.)

👤 Pemegang: Universitas Islam Bandung
No. Permohonan
S00202406326
No. Sertifikat
IDS000011044
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
4
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami
📝

Deskripsi Paten

Invensi ini berupa mikroemulsi gel yang mengandung ekstrak etanol daun tin (Ficus carica L.) sebagai sumber antioksidan alami. Teknologi mikroemulsi berukuran nano dirancang untuk meningkatkan distribusi dan penetrasi senyawa bioaktif pada kulit sehingga berpotensi dikembangkan sebagai produk kosmetik dan skincare anti-aging.

❓

Permasalahan

Kulit setiap hari terpapar radikal bebas akibat sinar ultraviolet dan polusi yang dapat memicu stres oksidatif, penuaan dini, serta berbagai permasalahan kulit. Meskipun ekstrak etanol daun tin (Ficus carica L.) diketahui kaya akan senyawa antioksidan alami seperti polifenol, flavonoid, dan tanin, pemanfaatannya dalam sediaan topikal masih menghadapi kendala berupa keterbatasan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, belum tersedia inovasi yang memanfaatkan ekstrak etanol daun tin dalam bentuk mikroemulsi gel untuk meningkatkan penghantaran senyawa bioaktif sebagai antioksidan kulit. Kondisi tersebut menjadi dasar pengembangan invensi ini.

💡

Solusi yang Diberikan

Invensi ini memanfaatkan teknologi mikroemulsi untuk meningkatkan distribusi dan penetrasi senyawa bioaktif dari ekstrak etanol daun tin pada kulit. Sistem penghantaran berukuran nano membantu mengatasi keterbatasan penetrasi bahan aktif pada sediaan konvensional, sehingga berpotensi meningkatkan performa produk kosmetik dan skincare antioksidan berbasis bahan alam.

Unique Value

1

Globul Nano

2

Penetrasi optimal

3

Antioksidan alami

4

pH sesuai kulit

5

Stabilitas teruji

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Dibandingkan sediaan gel atau krim konvensional berbahan alami, invensi ini menggunakan sistem mikroemulsi yang menghasilkan globul berukuran nano sehingga mendukung distribusi dan penetrasi senyawa bioaktif pada kulit secara lebih optimal. Formula juga memiliki stabilitas fisik yang baik, pH yang sesuai dengan kulit, serta memanfaatkan ekstrak etanol daun tin sebagai sumber antioksidan alami. Kombinasi teknologi penghantaran dan bahan aktif tersebut memberikan potensi pengembangan produk kosmetik dan skincare yang lebih inovatif.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Industri kosmetik dan skincare sebagai pengembang dan produsen produk, serta masyarakat/konsumen sebagai pengguna akhir produk perawatan kulit (anti-aging & antioksidan) berbahan alami.

Sektor/ Industri Terkait

Industri kosmetik dan skincare, khususnya pengembangan produk perawatan kulit topikal seperti serum, gel, krim, dan produk anti-aging.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Ekonomi: Meningkatkan nilai tambah ekstrak daun tin sebagai bahan aktif kosmetik serta membuka peluang lisensi paten dan kerja sama industri. Sosial: Mendorong pemanfaatan sumber daya lokal, pemberdayaan petani daun tin, serta memperkuat inovasi dan hilirisasi hasil penelitian perguruan tinggi. Lingkungan: Mendukung pengembangan produk kosmetik berbahan alam yang lebih berkelanjutan serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya hayati lokal sebagai alternatif bahan aktif kosmetik.

Tantangan Implementasi

Scale up produksi skala pilot dan industri; stabilitas jangka panjang produk; Registrasi BPOM untuk produk kosmetik; Validasi efektivitas antioksidan lanjutan (in vivo/klinis); dan Persaingan dengan produk antioksidan lain di pasar.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

Sediaan Mikroemulsi Gel yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Tin (Ficus carica L.)

Dokumen Paten Download PDF