Gambar produk PASTA GIGI BERBAHAN PENGIKAT EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata)
📂 Farmasi

PASTA GIGI BERBAHAN PENGIKAT EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata)

👤 Pemegang: Universitas Muhammadiyah Semarang
No. Permohonan
S00202406966
No. Sertifikat
IDS000012293
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
8
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami
📝

Deskripsi Paten

Pasta gigi umumnya memakai bahan pengikat (gelling agent) seperti karaginan yang masih diimpor sehingga harganya mahal. Inovasi ini menggantinya dengan ekstrak daun cincau hijau (Cyclea barbata), tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia dan kaya pektin (hingga 40%) yang mampu membentuk gel seperti karaginan. Daun cincau cukup dihaluskan, dicampur air, lalu disaring, kemudian diformulasikan bersama kalsium karbonat, gliserin, xilitol, dan pipermint. Hasilnya, pasta gigi stabil setelah uji penyimpanan dengan pH, kekentalan, daya sebar, dan busa sesuai standar. Manfaatnya: biaya produksi lebih murah, proses sederhana, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan nilai tanaman lokal.

❓

Permasalahan

Pasta gigi memerlukan bahan pengikat (gelling agent) untuk menjaga bentuk semi padat dan mencegah pemisahan fase. Bahan ini juga memengaruhi dispersi di mulut, pembentukan busa, dan pelepasan rasa. Salah satu bahan pengikat yang lazim digunakan adalah karaginan. Namun, harganya relatif mahal karena masih diimpor, sehingga menaikkan biaya produksi pasta gigi. Di sisi lain, Indonesia memiliki cincau hijau (Cyclea barbata) yang melimpah dan mudah diolah. Daunnya mengandung pektin bermetoksil rendah hingga 40% yang bersifat hidrokoloid dan mampu membentuk gel, mirip dengan iota karaginan. Potensi ini belum dimanfaatkan sebagai bahan baku pasta gigi. Karena itu, dibutuhkan inovasi pasta gigi yang memakai ekstrak daun cincau hijau sebagai pengganti karaginan impor. Proses pembuatannya lebih sederhana dan biayanya lebih murah, sementara produknya tetap aman, stabil selama penyimpanan, serta memiliki pH, viskositas, daya sebar, dan tinggi busa yang memenuhi syarat.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini mengganti karaginan impor yang mahal dengan ekstrak daun cincau hijau (Cyclea barbata) sebagai bahan pengikat pasta gigi. Daun cincau mengandung pektin bermetoksil rendah hingga 40% yang bersifat hidrokoloid. Karena itu, ekstraknya mampu mengembang dalam fase air, mengentalkan, dan membentuk gel seperti iota karaginan. Gel ini menjaga bentuk semipadat pasta dan mencegah komponennya terpisah. Ekstrak dibuat secara sederhana: daun dicuci, diblender hingga berlendir, ditambah air, diaduk, lalu disaring. Ekstrak (10%) didispersikan dalam gliserin dan akuades, lalu dicampur bertahap dengan kalsium karbonat, natrium lauril sulfat, xilitol, metilparaben, dan pipermint hingga homogen. Hasilnya, pasta gigi tetap stabil setelah 6 siklus uji suhu 4–40°C. pH-nya 8,02–8,11, viskositas sekitar 20.000–21.000 cps, daya sebar 6,1–6,3 cm, dan tinggi busa cukup, semuanya memenuhi syarat. Bahan bakunya lokal dan melimpah, sehingga prosesnya lebih sederhana dan biaya produksinya lebih murah.

Unique Value

1

Pengganti karaginan impor

2

Pengikat alami dengan mekanisme gel

3

Ekstraksi sederhana tanpa pelarut kimia

4

Stabilitas fisik terbukti setelah uji

5

Formula ringkas dan disukai panelis

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri
Produksi Mandiri

Keunggulan Inovasi

Pasta gigi ini memakai ekstrak daun cincau hijau (Cyclea barbata) sebagai bahan pengikat, menggantikan karaginan dan selulosa sintetik yang umumnya masih diimpor dan relatif mahal. Cincau hijau mengandung pektin bermetoksil rendah hingga 40% yang mampu membentuk gel alami. Bahan ini mudah didapat di Indonesia dan diekstraksi secara sederhana, sehingga biaya produksi lebih murah. Produk tetap stabil setelah 6 siklus cycling test (4–40°C): bentuk, warna, bau, dan homogenitas tidak berubah, dengan pH 8,02–8,11, viskositas 20.280–21.024 cps, daya sebar 6,1–6,3 cm, dan tinggi busa 5,7–6 cm, semuanya memenuhi syarat. Panelis juga lebih menyukainya dibanding pasta gigi berbahan pengikat lain.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

anak anak

Sektor/ Industri Terkait

industri pasta gigi

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

meningkatkan nilai ekonomi bahan alam

Tantangan Implementasi

banyaknya produk sejenis

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

PASTA GIGI BERBAHAN PENGIKAT EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata)

Download PDF