Gambar produk Sistem Manajemen Distribusi dan Logistik Terintegrasi
📂 Elektro

Sistem Manajemen Distribusi dan Logistik Terintegrasi

👤 Pemegang: Universitas Ciputra
No. Permohonan
S00202408854
No. Sertifikat
IDS000013046
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
5
Bidang Khusus
🏷️ Digitalisasi & Smart Tech
❓

Permasalahan

Pengelolaan distribusi konvensional sering menghadapi data persediaan yang tidak akurat, barang habis atau menumpuk, keterlambatan pengiriman, rute kunjungan tenaga penjual yang kurang efektif, serta biaya operasional tinggi. Informasi penjualan, gudang, kendaraan, dan piutang sering tersebar sehingga manajemen kesulitan memperkirakan kebutuhan pelanggan dan mengambil keputusan cepat. Pemantauan suhu, kelembapan, lokasi barang, dan keandalan catatan transaksi juga menjadi tantangan. Dibutuhkan sistem yang menghubungkan manusia, kendaraan, gudang, dan data dalam satu proses yang dapat dipantau dan disesuaikan secara berkelanjutan.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini menghubungkan aplikasi tenaga penjual dan distributor, sensor IoT-GPS pada kendaraan, pembaca RFID, robot gudang otonom, server terpusat, analitik data, dan blockchain. Data penjualan, persediaan, posisi palet, lokasi pengiriman, suhu, serta kelembapan dikumpulkan secara real-time. Blockchain memverifikasi catatan stok dan transaksi. Modul analitik mengolah data untuk menyesuaikan stok dan distribusi, lalu menghitung rute pengiriman, jadwal kunjungan, serta tugas pemindahan palet oleh robot. Hasil pelaksanaan dikirim kembali ke sistem dan ditampilkan pada dashboard. Siklus pemantauan dan penyesuaian berulang ini membantu mencegah kekurangan stok, mempercepat respons, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Unique Value

1

Integrasi Logistik dalam Satu Sistem

2

Pemantauan Pengiriman Real-Time

3

Optimasi Rute dan Stok Berbasis Data

4

Otomatisasi Gudang RFID dan Robot

5

Transaksi Terverifikasi Blockchain

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Produk dan teknologi serupa sudah ada, misalnya sistem distribusi/pelacakan pada paten KR101783586B1 dan JP6661819B2 yang dibahas dalam naskah paten. Namun, keduanya belum mencakup kombinasi pengendalian stok, kondisi kendaraan, optimasi rute, perangkat penjualan, dan otomasi gudang secara menyeluruh. Inovasi ini mengintegrasikan IoT-GPS, RFID, robot gudang, aplikasi tenaga penjual, analitik, dan blockchain dalam satu siklus kendali tertutup. Data tidak hanya dipantau, tetapi diolah menjadi penyesuaian stok, rute, jadwal, dan tugas robot, lalu hasilnya dievaluasi kembali. Nilai tambahnya adalah koordinasi operasional dan verifikasi catatan stok/transaksi dalam satu sistem.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal

Sektor/ Industri Terkait

Inovasi ini relevan untuk sektor manufaktur, distribusi, logistik, pergudangan, transportasi, dan perdagangan ritel. Pengguna potensial meliputi produsen, distributor nasional, perusahaan barang konsumsi cepat saji (FMCG), makanan dan minuman, farmasi, operator gudang, penyedia jasa pengiriman, serta jaringan toko grosir dan ritel modern. Teknologi diterapkan pada pengelolaan stok, penerimaan dan pemindahan barang, perencanaan permintaan, penjualan lapangan, pengaturan rute, pemantauan kondisi pengiriman, serta pencatatan transaksi untuk memperkuat koordinasi rantai pasok.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Secara ekonomi, inovasi berpotensi menekan biaya distribusi, meningkatkan akurasi stok, mengurangi persediaan berlebih dan kehabisan barang, serta meningkatkan produktivitas tenaga penjual dan gudang. Secara sosial, pekerjaan administratif dapat berkurang, keselamatan kerja terbantu oleh otomasi, dan layanan pelanggan menjadi lebih tepat waktu serta transparan. Secara lingkungan, optimasi rute berpotensi mengurangi perjalanan yang tidak efisien, konsumsi bahan bakar, dan emisi; pemantauan kondisi barang dapat mengurangi kerusakan, sementara pencatatan digital mendukung pengurangan penggunaan kertas. Dampak tersebut perlu dibuktikan melalui uji lapangan.

Tantangan Implementasi

Tantangan implementasi meliputi integrasi dengan ERP atau sistem lama, perbedaan format dan mutu data antardistributor, kesiapan tenaga penjual dan petugas gudang, serta kebutuhan investasi perangkat IoT, RFID, dan robot otonom. Konektivitas jaringan dapat mengganggu pemantauan real-time, sementara blockchain dan pertukaran data multipihak menambah kerumitan teknis serta risiko keamanan informasi. Penanganannya mencakup integrasi API, standardisasi data, pelatihan pengguna, uji coba bertahap di satu gudang, arsitektur daring-luring, pembatasan penggunaan blockchain sesuai kebutuhan, dan perlindungan akses serta enkripsi data.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Detail Teknologi Download PDF