Gambar produk ALAT PEMBERIAN AEROSOL OTOMATIS UNTUK AYAM BROILER
📂 Elektro

ALAT PEMBERIAN AEROSOL OTOMATIS UNTUK AYAM BROILER

👤 Pemegang: Universitas Sumatera Utara
No. Permohonan
S00202411066
No. Sertifikat
IDS000010478
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Digitalisasi & Smart Tech 🏷️ Pertanian
📝

Deskripsi Paten

Alat Pemberian Aerosol Otomatis untuk Ayam Broiler merupakan inovasi yang mengatasi permasalahan penyemprotan vaksin, desinfektan, insektisida, maupun pendinginan kandang yang masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dan tidak konsisten. Inovasi ini mengintegrasikan mikrokontroler, sensor suhu dan kelembapan, Real Time Clock (RTC), serta pompa otomatis untuk mengendalikan penyemprotan berdasarkan jadwal dan kondisi lingkungan kandang. Sistem ini mampu menjaga suhu dan kelembapan tetap optimal, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas ayam broiler.

❓

Permasalahan

Proses pemberian aerosol pada peternakan ayam broiler, baik untuk vaksinasi, desinfeksi, pengendalian hama, maupun pendinginan kandang, masih banyak dilakukan secara manual. Metode ini memerlukan tenaga kerja yang besar, waktu yang lebih lama, serta menghasilkan penyemprotan yang sering kali tidak merata dan bergantung pada operator. Selain itu, pengendalian suhu dan kelembapan kandang belum terintegrasi dengan sistem penyemprotan sehingga kondisi lingkungan kandang sulit dipertahankan secara optimal. Akibatnya, ayam berisiko mengalami stres panas, produktivitas menurun, dan biaya operasional meningkat. Kondisi tersebut mendorong pengembangan sistem aerosol otomatis yang mampu bekerja berdasarkan jadwal dan kondisi lingkungan secara real-time, sehingga proses penyemprotan menjadi lebih efisien, konsisten, dan mudah diterapkan pada berbagai skala peternakan.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini menghadirkan sistem pemberian aerosol otomatis yang mengintegrasikan mikrokontroler, sensor suhu dan kelembapan, Real Time Clock (RTC), relay, pompa, dan nozzle dalam satu sistem kendali. Pengguna dapat mengatur jadwal penyemprotan, batas suhu, serta durasi penyemprotan melalui panel kontrol. Mikrokontroler memantau kondisi kandang secara real-time dan secara otomatis mengaktifkan pompa ketika suhu mencapai nilai yang telah ditentukan atau sesuai jadwal yang diatur. Cairan berupa vaksin, desinfektan, insektisida, atau air dialirkan ke nozzle dan disemprotkan dalam bentuk kabut secara merata ke seluruh area kandang. Solusi ini mengurangi ketergantungan pada proses manual, meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kestabilan suhu dan kelembapan kandang, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk mendukung kesehatan dan produktivitas ayam broiler.

Unique Value

1

Penyemprotan Aerosol Otomatis

2

Kontrol Suhu dan Waktu Presisi

3

Efisiensi Operasional Peternakan

4

Mudah Dioperasikan Peternak

5

Terbukti Efektif di Lapangan

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Dibandingkan produk sejenis, inovasi ini mengintegrasikan pengendalian berbasis waktu (RTC) dan sensor suhu–kelembapan dalam satu sistem otomatis. Penyemprotan aerosol dilakukan sesuai jadwal dan kondisi kandang tanpa intervensi operator. Selain berfungsi sebagai sistem pemantauan, alat ini juga mengendalikan pompa secara otomatis untuk penyemprotan vaksin, desinfektan, insektisida, maupun pendinginan kandang. Sistem mudah dioperasikan, menghasilkan penyemprotan yang lebih merata, meningkatkan efisiensi operasional, serta membantu menjaga kesehatan dan produktivitas ayam broiler.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna inovasi ini adalah peternak ayam broiler skala kecil, menengah, dan besar yang membutuhkan sistem penyemprotan aerosol otomatis untuk vaksinasi, desinfeksi, pengendalian hama, dan pengaturan suhu kandang. Selain itu, inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh perusahaan peternakan terintegrasi (integrator), koperasi peternak, perusahaan penyedia peralatan peternakan, balai penelitian dan pengembangan peternakan, perguruan tinggi, serta instansi pemerintah yang bergerak di bidang peternakan. Inovasi ini juga berpotensi diadopsi oleh pelaku industri manufaktur peralatan peternakan sebagai produk komersial untuk mendukung modernisasi dan otomatisasi budidaya ayam broiler.

Sektor/ Industri Terkait

Inovasi ini ditujukan untuk sektor peternakan unggas, khususnya industri budidaya ayam broiler. Penerapannya relevan bagi perusahaan peternakan terintegrasi (integrator), peternak mandiri, koperasi peternak, perusahaan penyedia peralatan dan teknologi peternakan, serta industri manufaktur sistem otomasi peternakan. Selain itu, inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan instansi pemerintah yang bergerak di bidang peternakan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional, penerapan biosekuriti, kesejahteraan ternak, dan produktivitas melalui otomatisasi proses penyemprotan aerosol.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

novasi ini berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui pengurangan biaya operasional, efisiensi penggunaan tenaga kerja, serta peningkatan produktivitas ayam broiler akibat kondisi kandang yang lebih optimal. Dari aspek sosial, sistem ini membantu peternak menerapkan teknologi otomatisasi yang mudah digunakan, meningkatkan keselamatan kerja, dan mengurangi ketergantungan pada proses manual. Dari aspek lingkungan, penyemprotan aerosol yang lebih terkontrol dan merata mendukung penggunaan cairan secara lebih efisien, membantu menjaga kualitas udara dan suhu kandang, serta mendukung penerapan biosekuriti untuk menciptakan lingkungan peternakan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

Tantangan utama implementasi inovasi ini adalah meningkatkan adopsi teknologi di kalangan peternak, terutama pada usaha skala kecil yang masih mengandalkan metode manual. Selain itu, diperlukan investasi awal untuk pengadaan perangkat, pelatihan pengguna, serta dukungan layanan instalasi dan pemeliharaan agar sistem dapat beroperasi secara optimal. Proses komersialisasi juga memerlukan kerja sama dengan industri manufaktur untuk menjamin kualitas produksi, ketersediaan komponen, sertifikasi produk, serta jaringan distribusi dan layanan purna jual sehingga inovasi dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

ALAT PEMBERIAN AEROSOL OTOMATIS UNTUK AYAM BROILER

Dokumen Paten Download PDF