Gambar produk TuberoseGuard: Hand Sanitizer Aromaterapi Antimikroba Berbasis Minyak Atsiri Bunga Sedap Malam
📂 Farmasi

TuberoseGuard: Hand Sanitizer Aromaterapi Antimikroba Berbasis Minyak Atsiri Bunga Sedap Malam

👤 Pemegang: Universitas PGRI Semarang
No. Permohonan
S00202412227
No. Sertifikat
IDS000011854
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Kesehatan & Kosmetik Alami
📝

Deskripsi Paten

TuberoseGuard merupakan hand sanitizer inovatif berbasis minyak atsiri bunga sedap malam yang dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan produk konvensional yang umumnya beraroma alkohol menyengat dan memiliki sedikit diferensiasi di pasar. Formula ini mengombinasikan efektivitas antiseptik dengan aroma alami premium, sehingga memberikan perlindungan terhadap bakteri dan jamur sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna. Teknologi telah didukung hasil pengujian laboratorium dan perlindungan Paten Sederhana Indonesia, sehingga memiliki kesiapan untuk diproduksi secara massal. Inovasi ini menawarkan peluang komersialisasi melalui lisensi teknologi, kerja sama manufaktur, maupun pengembangan produk personal care bernilai tambah tinggi.

❓

Permasalahan

Penggunaan hand sanitizer telah menjadi kebutuhan sehari-hari, namun sebagian besar produk di pasaran masih memiliki aroma alkohol yang menyengat, memberikan pengalaman penggunaan yang kurang nyaman, serta memiliki diferensiasi produk yang terbatas. Di sisi lain, meningkatnya tren penggunaan bahan alami mendorong kebutuhan akan produk antiseptik yang tidak hanya efektif membunuh mikroorganisme, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi konsumen. Industri personal care juga membutuhkan inovasi yang mampu meningkatkan daya saing melalui formulasi unik yang bernilai komersial tinggi dan memiliki perlindungan kekayaan intelektual. Kondisi tersebut menjadi dasar pengembangan TuberoseGuard sebagai solusi antiseptik berbasis minyak atsiri bunga sedap malam.

💡

Solusi yang Diberikan

TuberoseGuard merupakan hand sanitizer yang mengombinasikan etanol sebagai antiseptik utama dengan minyak atsiri bunga sedap malam sebagai bahan aktif alami yang memberikan aroma premium dan nilai tambah produk. Formula ini telah menunjukkan aktivitas antibakteri, antijamur, serta stabilitas penyimpanan berdasarkan pengujian laboratorium. Komposisi bahan yang sederhana memungkinkan proses produksi menggunakan fasilitas industri hand sanitizer yang telah tersedia, sehingga memudahkan transfer teknologi, scale-up produksi, dan komersialisasi. Inovasi ini juga telah memperoleh perlindungan Paten Sederhana Indonesia sehingga memberikan kepastian hukum bagi mitra industri dalam pemanfaatan teknologi.

Unique Value

1

Produk Premium Berbasis Alam

2

Teruji Secara Ilmiah

3

Siap untuk Produksi Massal

4

Hak Kekayaan Intelektual Terlindungi

5

Peluang Lisensi dan Kemitraan

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

TuberoseGuard menawarkan diferensiasi melalui penggunaan minyak atsiri bunga sedap malam yang menghasilkan aroma alami premium tanpa mengurangi efektivitas antiseptik. Dibandingkan produk konvensional, inovasi ini memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman, didukung hasil pengujian antibakteri, antijamur, dan stabilitas produk. Formula menggunakan bahan yang mudah diperoleh sehingga siap diproduksi secara massal. Selain itu, teknologi telah memperoleh Paten Sederhana Indonesia sehingga memiliki nilai tambah sebagai aset intelektual yang siap dikomersialisasikan melalui lisensi maupun kerja sama industri.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Pengguna utama meliputi masyarakat umum, rumah tangga, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, perkantoran, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, serta pelaku usaha yang membutuhkan produk antiseptik berkualitas. Selain end user, teknologi ini juga ditujukan bagi perusahaan kosmetik, industri personal care, dan produsen produk kebersihan yang ingin mengembangkan produk baru melalui lisensi atau kerja sama manufaktur.

Sektor/ Industri Terkait

Industri kosmetik, personal care, farmasi, produk kesehatan, alat kesehatan, hotel dan pariwisata, pendidikan, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), UMKM kosmetik, serta industri berbasis minyak atsiri dan produk alami. Teknologi ini juga berpotensi diterapkan melalui skema OEM (private label) maupun lisensi kepada perusahaan manufaktur.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Inovasi memberikan nilai ekonomi melalui peluang lisensi teknologi, pengembangan produk premium, dan peningkatan daya saing industri personal care berbasis bahan alam. Dari aspek sosial, produk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjaga kebersihan tangan sehingga mendorong penggunaan antiseptik secara berkelanjutan. Dari aspek lingkungan, pemanfaatan minyak atsiri sebagai bahan alami mendukung pengembangan sumber daya hayati lokal dan meningkatkan nilai tambah komoditas tanaman aromatik Indonesia.

Tantangan Implementasi

Tantangan utama meliputi proses scale-up produksi untuk menjaga konsistensi kualitas minyak atsiri, pemenuhan sertifikasi dan regulasi produk, pembangunan jaringan distribusi, serta pencarian mitra industri yang memiliki kapasitas manufaktur dan pemasaran. Selain itu, diperlukan strategi branding yang kuat agar produk memiliki posisi kompetitif pada pasar hand sanitizer premium berbasis bahan alam.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

🎥 Video demonstrasi belum tersedia
Dokumen Paten Download PDF