Bidang Teknik Invensi Invensi ini secara umum berhubungan dengan formulasi pakan lobster laut(Panulirus spp.). Secara lebih khusus invensi berhubungan dengan formulasi pakan lobster (Panulirus spp) yang mengandung atraktan dan probiotik untuk meningkatkan konsumsi pakan dan tingkat kecernaan pakan dari lobster laut. Latar Belakang Invensi Produksi perikanan termasuk produksi lobster berasal dari dua sumber data yakni data-data hasil perikanan tangkap dan data-data hasil perikanan budidaya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa produksi perikanan tangkap lobster masih menunjukkan nilai produksi yang lebih tinggi dibanding hasil produksi budidaya lobster. Namun hasil analisis data juga menunjukkan bahwa produksi perikanan.
Pakan lobster ini mengandung atraktan
Pakan Lobster ini mengandung probiotik
Pakan lobster ramah lingkungan
Invensi terbaru dalam paten ini adalah menambahkan dua bahan berupa atraktan dan probiotik. Atraktan yang digunakan adalah betaine hidrocloride (BHC), sedangkan probiotik yang digunakan adalah Probio-7 yang merupakan konsorsium bakteri yang mencakup : Lactobacillus acidophilus dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg, Saccharomyces cerevisiae dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg, Bacillus subtilis dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg,Aspergillus oryzae dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg, Rhodopseudomonas dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg, Actinomycetes dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg dan Nitrobacter dengan kandungan lebih dari 1×1011 CFU/kg.
Belum ada
Belum ada
dapat diproduksi oleh industri pakan di Indonesia
Hilirisasi dan produksi pakan lobster