Mesin Thresher inovatif ini hadir menjawab tingginya angka susut hasil gabah (losses mencapai 4,78%) serta tidak efisiennya proses perontokan dua tahap tradisional yang menyita waktu petani. Solusi yang kami tawarkan adalah integrasi fungsi perontok dan pembersih dalam satu alur kerja kontinu bertenaga 700 RPM dengan kapasitas masif 1 ton/jam. Dibekali teknologi penutup 5 sirip spiral anti clogging (antimacet jerami basah) serta kombinasi saringan ganda bertingkat (32 & 63 batang tulangan), alat ini langsung menghasilkan gabah bersih komersial tanpa ayak manual. Teruji aman secara numerik dengan proyeksi margin profit industri hingga 50%, teknologi paten ini siap merevolusi sektor pascapanen pertanian.
Sistem Alur Kontinu Satu Proses
Teknologi 100% Anti Clogging
Akurasi Saringan Ganda Bertingkat
Output Masif Torsi Maksimal
Struktur Tangguh Investasi Murah
1. One Process Integration: Memotong rantai kerja pascapanen dari 2 tahap menjadi 1 alur kontinu, meningkatkan efisiensi waktu kerja hingga 20%; 2. 100% Anti Clogging Tech: Sistem penutup 5 sirip spiral mengeliminasi macetnya jerami basah, memastikan zero downtime di lapangan; 3. Double Stage Filtration: Gabah yang dihasilkan jauh lebih bersih dan murni berkat kombinasi saringan 32 dan 63 batang tulangan; 4. High Commercial Viability: Desain rangka tangguh (baja AISI 1045, bending stress aman 120 MPa) dengan Harga Pokok Produksi (HPP) rendah sebesar Rp7.056.333, memungkinkan harga jual kompetitif Rp10.587.999 dengan proyeksi margin keuntungan industri mencapai 50%.
1. Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di berbagai daerah sentra produksi padi yang membutuhkan alat efisien untuk menekan biaya upah kerja; 2. Pengusaha Penyedia Jasa Sewa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang mencari unit mesin berdaya tahan tinggi, minim perawatan, dengan kapasitas masif (target 1 ton/jam) untuk meningkatkan perputaran keuntungan sewa mereka.
1. Sektor Pertanian & Tanaman Pangan: Khususnya pada lini penanganan pascapanen komoditas padi dan gabah; 2. Industri Manufaktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan): Sebagai mitra pabrikasi lokal untuk komersialisasi massal; 3. Industri Penggilingan Padi (Rice Milling Unit/RMU): Sebagai penyedia gabah bersih berkualitas tinggi.
1. Dampak Ekonomi: Menekan angka kehilangan hasil (losses) gabah di bawah 4,78%, menyelamatkan potensi pendapatan petani, serta menawarkan margin profit industri Alsintan hingga 50% karena biaya HPP yang sangat terukur; 2. Dampak Sosial: Mempermudah mobilitas dan meringankan beban kerja fisik para petani di sawah melalui mekanisasi satu proses yang ergonomis, cepat, dan modern; 3. Dampak Lingkungan: Mengurangi jejak karbon operasional karena optimalisasi transmisi 700 RPM membuat konsumsi bahan bakar motor penggerak menjadi jauh lebih efisien, sekaligus menghasilkan limbah jerami yang langsung terpusat dari corong pengeluaran.
1. Standardisasi Pabrikasi Massal: Memerlukan ketepatan dimensi potong, rol, dan pengelasan (seperti SMAW) pada skala industri untuk menjaga konsistensi performa getaran mesin pada putaran tinggi 700 RPM; 2. Edukasi Pasar: Mengubah kebiasaan tradisional sebagian petani yang masih mengandalkan sistem ayakan manual, agar beralih mempercayai akurasi kebersihan output dari teknologi double filter langsung bersih ini; 3. Akses Permodalan Awal: Kebutuhan investasi modal bagi mitra industri untuk pengadaan material massal logam baja komersial berkualitas tinggi.
Integrated Thresher Machine: Inovasi Perontok Gabah selesai dalam Satu Proses