Gambar produk GENSET TENAGA BIOGAS PANEL SURYA BERBASIS HIBRID UNTUK PENERANGAN JALAN
📂 Elektro

GENSET TENAGA BIOGAS PANEL SURYA BERBASIS HIBRID UNTUK PENERANGAN JALAN

👤 Pemegang: Universitas PGRI Semarang
No. Permohonan
S00202510966
No. Sertifikat
IDS000012329
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
6
Bidang Khusus
🏷️ Green Tech
📝

Deskripsi Paten

GENSET TENAGA BIOGAS PANEL SURYA BERBASIS HIBRID UNTUK PENERANGAN JALAN merupakan inovasi penyedia energi listrik untuk mengatasi keterbatasan akses listrik dan ketidakstabilan pasokan pada penerangan jalan, terutama di wilayah yang belum terjangkau PLN. Sistem mengintegrasikan panel surya dan genset tenaga biogas dalam satu pembangkit hibrid yang dikendalikan menggunakan Automatic Transfer Switch (ATS) sehingga perpindahan sumber energi berlangsung otomatis sesuai kebutuhan. Inovasi ini menghasilkan pasokan listrik yang lebih stabil, efisien, ramah lingkungan, serta mendukung pemanfaatan energi terbarukan dan kemandirian energi masyarakat.

❓

Permasalahan

Penerangan jalan di berbagai wilayah, khususnya daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN, masih menghadapi keterbatasan akses energi, biaya operasional tinggi, serta risiko gangguan pasokan listrik. Penggunaan genset berbahan bakar fosil menimbulkan biaya bahan bakar dan emisi lingkungan, sedangkan sistem panel surya tunggal memiliki keterbatasan karena bergantung pada kondisi cuaca dan intensitas matahari. Kondisi tersebut menyebabkan kontinuitas penerangan jalan belum optimal. Dibutuhkan sistem penyedia energi yang mampu bekerja secara berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan kondisi sumber energi, serta memanfaatkan sumber energi terbarukan yang tersedia secara lokal.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini menghadirkan sistem pembangkit listrik hibrid yang mengintegrasikan panel surya dan genset tenaga biogas untuk penerangan jalan. Sistem dikendalikan menggunakan Automatic Transfer Switch (ATS) yang secara otomatis mengatur perpindahan maupun kombinasi sumber energi sesuai kondisi operasional. Pada saat intensitas matahari mencukupi, energi dipasok dari panel surya, sedangkan ketika energi surya menurun, genset biogas akan aktif sebagai sumber cadangan. Sistem dilengkapi mekanisme pengaturan dan proteksi daya sehingga menghasilkan suplai listrik yang lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan.

Unique Value

1

Kontrol Energi Hibrid Otomatis

2

Pasokan Listrik Beroperasi Kontinu

3

Pemanfaatan Energi Terbarukan Ganda

4

Efisiensi Operasional Penerangan Jalan

5

Solusi Daerah Tanpa Akses PLN

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Berbeda dengan sistem panel surya tunggal maupun genset konvensional, inovasi ini menggabungkan dua sumber energi terbarukan dalam satu sistem hibrid dengan pengendalian otomatis. Teknologi ini memungkinkan kontinuitas penerangan tetap terjaga meskipun salah satu sumber energi mengalami penurunan daya. Sistem dirancang lebih efisien, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, memanfaatkan sumber energi lokal, serta memiliki biaya operasional jangka panjang yang lebih rendah. Inovasi juga mendukung implementasi energi bersih dan pengembangan infrastruktur berkelanjutan.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Calon pengguna inovasi meliputi pemerintah daerah, dinas perhubungan, dinas pekerjaan umum, pengelola kawasan permukiman, pengembang kawasan, pengelola destinasi wisata, pengelola kawasan industri, desa mandiri energi, serta institusi yang membutuhkan sistem penerangan jalan mandiri pada wilayah dengan keterbatasan akses listrik.

Sektor/ Industri Terkait

Sektor energi terbarukan, ketenagalistrikan, infrastruktur penerangan jalan, konstruksi dan utilitas publik, pengembangan kawasan, energi desa, industri pengolahan limbah organik, serta sektor lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Secara ekonomi, inovasi berpotensi menurunkan biaya operasional energi dan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. Secara sosial, meningkatkan akses penerangan dan mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari. Dari sisi lingkungan, teknologi ini mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan limbah organik untuk menekan emisi serta mendukung transisi menuju energi bersih.

Tantangan Implementasi

Tantangan implementasi meliputi kebutuhan investasi awal, adaptasi desain sesuai kondisi lokasi, ketersediaan sumber biogas yang berkelanjutan, validasi performa jangka panjang, serta integrasi dengan sistem penerangan jalan yang telah tersedia. Selain itu diperlukan penguatan jejaring industri dan dukungan implementasi untuk mempercepat adopsi teknologi.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

GENSET TENAGA BIOGAS PANEL SURYA BERBASIS HIBRID UNTUK PENERANGAN JALAN

Dokumen Paten Download PDF