Gambar produk MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK DAN PENGOLAH KOTORAN HEWAN DENGAN MEKANISME TRANSMISI TERPADU
📂 Mekanik

MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK DAN PENGOLAH KOTORAN HEWAN DENGAN MEKANISME TRANSMISI TERPADU

👤 Pemegang: Universitas Muhammadiyah Ponorogo
No. Permohonan
S00202511614
No. Sertifikat
IDS000014069
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
7
Bidang Khusus
🏷️ Pertanian
❓

Permasalahan

Dalam praktik peternakan rakyat dan pedesaan, proses pencacahan pakan rumput serta pengolahan limbah kotoran hewan sebagian besar masih dilakukan secara manual. Kondisi ini membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang sangat besar, kurang higienis, serta tidak efisien secara ekonomi. Di sisi lain, keterbatasan modal membuat petani dan peternak sulit membeli dua unit mesin terpisah untuk pencacah pakan dan pengolah limbah. Masalah serius lainnya adalah limbah kotoran hewan (seperti kotoran sapi) yang tidak dikelola dengan baik kerap terbuang dan mencemari lingkungan, terutama aliran sungai yang digunakan untuk irigasi pertanian. Pencemaran air irigasi ini berdampak langsung pada penurunan kualitas dan produktivitas hasil pertanian masyarakat sekitar. Selain itu, inovasi mesin terdahulu masih menggunakan bahan bakar bensin yang mahal serta tidak memiliki fitur pengaturan kehalusan cacahan maupun saringan pupuk.

💡

Solusi yang Diberikan

Invensi ini memberikan solusi melalui mesin terpadu dual-fungsi 2-in-1 berdaya penggerak tunggal motor diesel solar yang hemat biaya operasional. Menggunakan mekanisme transmisi terpadu berbasis pulley dan V-belt, mesin ini mampu menggerakkan fungsi pencacah pakan dan pengolah kotoran hewan secara efisien, baik bergantian maupun simultan. Cara kerjanya terbagi dua mode: 1. Mode Mencacah Pakan: Rumput dimasukkan via corong samping, dipotong cepat oleh pisau baja modular, dan langsung keluar via corong atas. Pisau dapat dilepas-pasang untuk menyesuaikan hasil cacahan (halus untuk anak ternak, kasar untuk ternak dewasa). 2. Mode Pengolah Kotoran: Corong samping ditutup, kotoran dimasukkan via corong atas, dihancurkan pisau pemukul, dan disaring secara mekanis via saringan modular perforated plate hingga keluar via corong bawah. Solusi ini mengubah limbah berpotensi polusi irigasi menjadi pupuk kandang siap pakai secara higienis, hemat ruang, dan terjangkau bagi petani/peternak.

Unique Value

1

Integrasi dua fungsi pencacah & pengolah

2

Sistem pisau & saringan mudah diganti

3

Penggerak diesel hemat biaya operasional

4

Mekanisme transmisi terpadu efisien

Bentuk Komersialisasi

Lisensi
Kerja sama industri

Keunggulan Inovasi

Keunggulan Inovasi saya Dibandingkan dengan Produk yang Sudah Ada 1. Dual Fungsi Terpadu: Menggabungkan fungsi pencacah pakan dan pengolah kotoran hewan dalam 1 unit mesin berbasis transmisi terpadu, hemat biaya investasi ganda dan hemat ruang. 2. Fleksibilitas Sistem Modular: Pisau pencacah dan saringan dapat dilepas-pasang (modular) untuk menyesuaikan tingkat kehalusan pakan (anak/dewasa) dan tekstur pupuk organik yang diinginkan. 3. Efisiensi Energi & Biaya: Menggunakan motor penggerak diesel berbahan bakar solar yang jauh lebih murah dan hemat ketimbang bensin pada mesin komersial eksisting. 4. Desain Tepat Guna: Portabel dengan roda karet, tahan lama, serta low-maintenance khusus untuk kebutuhan peternak dan petani desa.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal

Sektor/ Industri Terkait

Sektor dan industri utama yang relevan untuk aplikasi dan komersialisasi inovasi ini mencakup: 1. Industri Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan): Manufaktur dan fabrikasi mesin teknologi tepat guna (TTG) skala UMKM hingga menengah. 2. Sektor Peternakan & Olah Limbah: Industri peternakan sapi, kambing, dan domba, khususnya dalam pengelolaan pakan dan pengolahan limbah kotoran hewan. 3. Sektor Pertanian Terpadu (Integrated Farming) & Pupuk Organik: Industri pembuat pupuk kandang dan pengelola pertanian organik berkelanjutan. 4. Industri Perdesaan & BUMDes: Sektor ekonomi desa yang bergerak di bidang penyediaan sarana produksi pertanian (saprodi) dan pengolahan limbah berbasis komunitas.

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Dampak Ekonomi: Menghemat biaya investasi alat hingga 50% melalui penggabungan dua fungsi dalam satu mesin. Penggunaan mesin diesel solar menekan biaya operasional bahan bakar dibanding bensin. Selain itu, efisiensi waktu kerja meningkat dan menciptakan nilai tambah ekonomi baru dari penjualan pupuk organik terolah. Dampak Sosial: Meningkatkan kemandirian petani dan peternak desa dalam penyediaan pakan serta pupuk kandang berkualitas, sekaligus memperkuat unit usaha BUMDes dan kelompok tani. Dampak Lingkungan (ESG): Mencegah pencemaran limbah kotoran hewan ke aliran sungai irigasi pertanian, menjaga kebersihan ekosistem desa, dan mendukung pertanian organik berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

Standarisasi & Fabrikasi Massal: Tantangan dalam menjaga presisi komponen modular (seperti pisau baja dan saringan perforated plate) saat beralih dari manufaktur terdistribusi ke skala industri massal. Edukasi & Penetrasian Pasar Desa: Perlu pendampingan teknis bagi peternak tradisional dalam mengoptimalkan setelan pisau dan perawatan rutin mesin diesel. Rantai Pasok Bahan Baku Lokalisasi: Memastikan ketersediaan suku cadang modular yang terjangkau dan mudah diakses di tingkat pedesaan. Modal Awal Penetrasi Komersial: Kebutuhan kemitraan strategis dengan manufaktur alsintan untuk menekan biaya produksi agar tetap bersaing di pasar.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

▶️ Tonton Video (Link Eksternal)

MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK DAN PENGOLAH KOTORAN HEWAN DENGAN MEKANISME TRANSMISI TERPADU

Detail Teknologi Download PDF