Gambar produk KOMPOSISI PENYEDAP RASA ORGANIK CAIR
📂 Biologi

KOMPOSISI PENYEDAP RASA ORGANIK CAIR

👤 Pemegang: Universitas Muhammadiyah Surakarta
No. Permohonan
S00202409671
No. Sertifikat
IDS000010747
Status Paten
(PA) Diberi Paten
Tingkat Kesiapan (TKT / TRL)
5
Bidang Khusus
🏷️ Pangan-Pertanian Berbasis Lokal
📝

Deskripsi Paten

Angka produksi penyedap rasa sisntetis masih tinggi, mencapai 200.000 ton/tahunnya. Banyak ancaman timbul dari produk ini, tingginya kandungan natrium, bahan pengawet sintetis dan bahan perasa sintetis, menimbulkan munculnya gangguan kesehatan seperti jantung, neurologis, pernafasan, saluran cerna, otot, saluran genital dan kemih, kulit, dan penglihatan (Yonata Iswara, 2016), apabila dikonsumsi melebihi 0,5-2,5g perhari. Produk Penyedap rasa organik cair ini membantu memberikan solusi untuk permasalah tersebut karena terbuat dari bahan alami, kaya protein, tanpa pengawet sintetis, rasa umami alami, dan tanpa produk sampingan berbahaya. Manfaatnya yaitu membantu program pemerintah dalam meminimalisir munculnya resiko penyakit berbahaya.

❓

Permasalahan

Penyedap rasa organik cair dikembangkan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan industri pangan dan konsumen akan produk *clean label* yang aman, alami, dan berkelanjutan. Sebagian penyedap rasa komersial masih diproduksi melalui hidrolisis asam atau proses bersuhu tinggi yang pada kondisi tertentu berpotensi menghasilkan kontaminan proses seperti 3-MCPD dan 1,3-DCP apabila tidak dikendalikan dengan baik. Selain itu, ketergantungan pada bahan baku impor dan aditif sintetis masih menjadi tantangan. Inovasi ini memanfaatkan bahan baku lokal melalui proses fermentasi dan ekstraksi terkontrol untuk menghasilkan cita rasa umami alami yang konsisten serta meminimalkan risiko terbentuknya kontaminan proses. Pengembangan inovasi ini diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, mendukung kemandirian industri pangan, serta menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.

💡

Solusi yang Diberikan

Inovasi ini memanfaatkan tempe sebagai sumber protein nabati yang difermentasi dan diolah melalui proses hidrolisis enzimatis serta ekstraksi terkontrol untuk menghasilkan penyedap rasa organik cair kaya senyawa umami alami, seperti L-glutamat, peptida, dan asam amino bebas. Berbeda dengan penyedap rasa yang diproduksi melalui hidrolisis asam, proses ini menggunakan kondisi yang lebih terkendali sehingga membantu meminimalkan risiko terbentuknya kontaminan proses seperti 3-MCPD dan 1,3-DCP. Parameter fermentasi, hidrolisis, suhu, pH, dan waktu proses dioptimalkan untuk menghasilkan cita rasa yang konsisten, aman, dan berkualitas. Produk yang dihasilkan mudah diaplikasikan pada berbagai olahan pangan, meningkatkan cita rasa secara alami, memperpanjang nilai guna tempe sebagai bahan baku lokal bernilai tambah, serta mendukung pengembangan industri pangan yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Unique Value

1

Berbentuk cair

2

Kaya akan protein

3

Memiliki rasa umami/ gurih alami

4

Tanpa bahan pengawet sintetis

5

Nol produk sampingan berbahaya

Bentuk Komersialisasi

Kerja sama industri
Produksi Mandiri

Keunggulan Inovasi

Penyedap rasa organik cair ini memiliki keunggulan karena menggunakan tempe sebagai sumber protein nabati lokal yang diolah melalui fermentasi, hidrolisis enzimatis bromelain nanas, dan ekstraksi terkontrol untuk menghasilkan cita rasa umami alami. Dibandingkan penyedap rasa yang diproduksi melalui hidrolisis asam, proses ini membantu meminimalkan risiko terbentuknya kontaminan proses seperti 3-MCPD dan 1,3-DCP. Produk juga tidak hanya meningkatkan cita rasa, tetapi memanfaatkan bahan baku lokal bernilai tambah, mendukung konsep clean label, ramah lingkungan, serta berpotensi diterapkan pada berbagai produk pangan dengan mutu yang konsisten dan aman.

Tahap Penelitian Awal
Prototipe Awal
Uji Terbatas
Implementasi Awal
Siap Diterapkan Lebih Luas / Diproduksi Massal
Calon Pengguna

Calon Pengguna

Ibu-ibu rumah tangga yang peduli akan kesehatan, katering sehat, dapur MBG, dan rumah sakit serta komunitas diet sehat.

Sektor/ Industri Terkait

Green Industry dan Preventive Healthcare berbasis kekayaan lokal Indonesia

Industri Terkait
Potensi Inovasi

Potensi Inovasi

Inovasi penyedap rasa organik cair berbasis tempe berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan nilai tambah komoditas kedelai lokal, membuka peluang usaha baru, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan penyedap impor. Dari aspek sosial, inovasi ini menyediakan alternatif penyedap yang lebih alami dan aman sehingga mendukung kebutuhan konsumen akan produk *clean label*. Dari aspek lingkungan, pemanfaatan bahan baku lokal dan proses produksi berbasis fermentasi serta hidrolisis enzimatis berpotensi mengurangi penggunaan bahan kimia keras dan mendukung pengembangan industri pangan yang lebih berkelanjutan.

Tantangan Implementasi

Tantangan implementasi inovasi ini meliputi standardisasi mutu bahan baku tempe agar menghasilkan kualitas yang konsisten, pengendalian proses fermentasi dan hidrolisis enzimatis pada skala industri, serta pembuktian stabilitas dan umur simpan produk melalui pengujian yang komprehensif. Selain itu, diperlukan pemenuhan persyaratan keamanan pangan dan perizinan, peningkatan kapasitas produksi, serta edukasi kepada industri dan konsumen mengenai keunggulan penyedap rasa organik berbasis tempe sebagai alternatif penyedap konvensional.

Tantangan Implementasi

🎬 Video Demonstrasi

KOMPOSISI PENYEDAP RASA ORGANIK CAIR

Dokumen Paten Download PDF